Berawal Dari Hobi di Teras Rumah, Tanaman Hias Bisa Jadi Peluang Bisnis di Tengah Pandemi

Mulai kaktus mini, bunga sepatu, anggrek hingga tanaman hias jenis monstera yang lagi viral membuat rumah minimalis dengan cat berwarna putih nampak l

Editor: Rohmayana
Tribunjambi/Vira
Kaktus mini milik toko Gaza Terrarium. 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA -Perempuan yang awet muda dengan ramah kemudian menyapa Surya dari balik rimbunan tanaman hias di teras rumah tersebut.

Ratusan tanaman hias berbagai jenis berjajar rapi memenuhi sebuah teras rumah di Jalan Babatan Pilang H-12A Surabaya.

Mulai kaktus mini, bunga sepatu, anggrek hingga tanaman hias jenis monstera yang lagi viral membuat rumah minimalis dengan cat berwarna putih nampak lebih asri.

Erna Utami, atau akrab disapa Nana adalah pemilik rumah sekaligus ratusan tanaman hias yang memenuhi sudut teras.

Baca juga: Link Nonton Anime One Piece Eps 946 Streaming Sub Indo, Rahasia Queen Terkuak, Ingin Hentikan Yonkou

Baca juga: Begini Cara Mudah Mendapatkan Bantuan UMKM Facebook Total Bantuannya Rp 12,5 Miliar

Baca juga: Sering Ribut di Medsos, Nikita Mirzani Bongkar Rahasia Dapur Ngepul Terus, Nyai Beri Peringatan

Kepada Surya, Nana bercerita jika begitu mencintai tanaman hias sejak sekolah menengah pertama.

Dari pengalaman merawat tanaman hias itu kemudian Nana memulai bisnis kecilnya melalui rumah pada tahun 1999 lalu.

"Saya bukan lahir dari kalangan akademisi, jadi saya kebetulan penghobi yang serius dan intens mempelajari tanaman-tanaman hias ini secara otodidak," kata Nana kepada TribunJatim.com, Minggu (18/10/2020).

Meski begitu, saking seriusnya, Nana kemudian mengikuti seminar atau kursus sekaligus melihat langsung pameran Holtikultura terbesar di Belanda pada tahun 2008 dan berlanjut di tahun 2010.

Baca juga: Sedang Tayang Resident Evil: Retribution, Film Aksi Horor yang Tayang di Bioskop Trans TV

"disitu melek banget bisnis tanaman hias. Tanaman hias jadi salah sati penghasilan utama di Belanda dan semua tanaman ada di Indonesia. Kenapa kita tidak bisa. Saya berpikir kesitu," tambahnya kepada TribunJatim.com.

Mulanya, Nana mengelola bisnis tanaman hias dengan cara rental atau menyewakan tanaman-tanaman hias ke kantor-kantor maupun hotel.

"Banyak jenisnya, biasanya tanaman-tanaman besar seperti palm, mosntera, terus paku-pakuan, gelombang cinta juga," kata Nana.

Daei hasil rental, Nana bisa mengumpulkan pundi rupiah sebesar 50 sampai 70 juta perbulannya.

Sejak pandemi, bisnis rental tanaman hias Nana mulai terdampak. Omsetnya menurun hingga 50 persen karena banyak kantor yang mulai melakukan efisiensi belanja.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Renald Ramadhan?Mantan Pacar Dinda Haw Pemeran Sinetron Dari Jendela SMP

Meski begitu, Nana tak patah arang. Ia kemudian melanjutkan side bisnis plantshopnya.

Alhasil, jumlah omset plantshop atau penjualan tanaman hiasnya naik drastis terutama saat pandemi.

"Sekarang ini kan lagi banyak orang work form home. Peminat atau penghobi tanaman hias juga bertambah. Mereka mengatasi kejenuhan selama dirumah dengan merawat tanaman hias. Dana yang biasanya buat kulinet atau wisata dialihkan ke tanaman hias," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved