Breaking News:

Berita Nasional

Ancaman Gatot Nurmantyo Bila KAMI Sampai Berubah Menjadi Partai Politik: Catat Semua Masyarakat

Namun, ada beberapa pernyataan sejumlah tokohnya disebut bakal hengkang bila KAMI bakal berubah menjadi partai politik.

Ist
Gatot Nurmantyo 

TRIBUNJAMBI.COM - Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mendapat sorotan publik usai mengancam akan keluar dari KAMI bila organisasi itu berubah jadi partai politik.

Ya, KAMI diketahui merupakan sebuah organisasi yang memiliki sejumlah tokoh penting dalam tubuh organisasinya.

Namun, ada beberapa pernyataan sejumlah tokohnya disebut bakal hengkang bila KAMI bakal berubah menjadi partai politik.

Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo satu diantaranya, mengaku akan keluar dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) jika menjadi partai politik.

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama sejumlah veteran melakukan tabur bunga di Taman Makam Nasional Umum Kalibata, Rabu (30/9/2020)
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama sejumlah veteran melakukan tabur bunga di Taman Makam Nasional Umum Kalibata, Rabu (30/9/2020) (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Gatot menerangkan KAMI dibentuk dengan tujuan gerakan moral masyarakat Indonesia.

Terutama untuk terwujudnya keadilan masyarakat Indonesia.

"Saya ulangi bahwa KAMI ini adalah kumpulan orang-orang yang berdasarkan moral. Jadi kalau politik itu berjuang untuk berkuasa, kalau KAMI berjuang untuk sebuah nilai," ujar Gatot dalam wawancara bersama Karni Ilyas, Jumat (16/10/2020).

KAMI tidak akan menjadi partai politik. Sebab, ucap Gatot, akan mengkhianati masyarakat yang tergabung dalam KAMI.

Baca juga: Reaksi Rizal Ramli soal Gatot Nurmantyo Puji UU Cipta Kerja: Kelihatan Warna Aslinya Berpihak Kemana

Baca juga: Gatot Nurmantyo Puji UU Cipta Kerja, Kejutkan Kalangan Anti Omnibus Law, Sampai Tegaskan Soal KAMI

Baca juga: KAMI Akan Jadi Partai Politik? Gatot Nurmantyo: Catat Semua, Tujuan KAMI Bukan Itu!

"Kalau ini menjadi partai maka saya tegaskan di sini bahwa orang-orang KAMI, Deklarator KAMI, presidium KAMI adalah mengkhianati kepercayaan rakyat," tuturnya.

Gatot memastikan Presidium KAMI, yakni dirinya dan Din Syamsuddin, akan keluar dari KAMI jika menjadi partai politik.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved