Labrak Pelakor, Wanita di Palembang Justru Diseret Suami di Aspal hingga Jadi Tontonan Warga

Labrak Pelakor, Wanita di Palembang Justru Diseret Suami di Aspal hingga Jadi Tontonan Warga

Editor: Heri Prihartono
(Kompas.com/ERICSSEN)
Labrak Pelakor, Wanita di Palembang Justru Diseret Suami di Aspal hingga Jadi Tontonan Warga 

TRIBUNJAMBI.COM - Berniat labarak wanita yang diduga pelakor, seorang istri berinisial OT (41) menjadi korban amarah suaminya, MH. Ia diseret di aspal.

Peristiwa bermula saat OT bertemu dengan wanita yang diduga selingkuhan suaminya. Saat itu, Ot berniat untuk memperingatkan selingkuhan suaminya agar tak mengganggu keluarganya lagi.

Mengetahui hal itu, suaminya marah. Menarik Ot dari motor dan terseret di aspal.

Baca juga: Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet Lantaran Dituduh Jadi Pelakor, Korban Sempat Diviralkan

Kejadian tersebut terjadi Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Rabu (14/10/2020) pukul 18.00 WIB.

"Saat itu saya turun dari motor dan menyetopkan motor selingkuhan suami saya. Saya tidak tahu siapa namanya."

"Kemudian saat saya beritahu baik-baik perempuan itu langsung menelpon suami saya untuk mendatangi TKP," ujar Ot, warga Jalan Irigasi, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang, Kamis (15/10/2020).

Tiba-tiba suami korban berinisial Mh mendatangi TKP.

Baca juga: Gadis Cantik Ini Dituduh Jadi Pelakor, Dianiaya Ibu 3 Anak, Wajah Hampir Disilet Pelaku, Kronologi

"Suami saya datang bukannya membela saya, melainkan memarahi saya kemudian menarik badan dan menyeret saya ke aspal hingga beberapa meter."

"Bukan hanya saya namun anak saya yang masih kecil yang ada di TKP ikut jadi korban keganasan suami saya yang akibatnya anak saya mengalami sakit di badannya dan nangis di TKP," katanya.

Korban mengetahui suaminya berselingkuh sudah tiga kali.

"Kami sudah berumah tangga kurang lebih 18 tahun dan memiliki tiga orang anak. Dan saya sudah tiga kali memergoki dia selingkuh, bukannya berubah dia malah tambah jadi," bebernya.

Korban yang sudah tidak tahan lantas melaporkan kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Harapan saya agar dia dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya. Karena saya benar-benar tidak terima dan tidak tahan lagi sama ulahnya," tutupnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan polisi terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan korban diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang untuk ditindak lanjuti," tutupnya.

 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Istri vs Pelakor, Reaksi Suami Tak Terduga, Marah dan Seret Istri di Jalan Beraspal, https://surabaya.tribunnews.com/2020/10/15/istri-vs-pelakor-reaksi-suami-tak-terduga-marah-dan-seret-istri-di-jalan-beraspal?page=all.


Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved