Bocah 9 Tahun Tewas Saat Membela Ibunya yang Diperkosa, Ternyata Siswa Berprestasi Baru Ulang Tahun
Kasus pembunuhan anak 9 tahun di Aceh dan pemerkosaan yang terjadi di Aceh menyita perhatian publik.
Bocah 9 Tahun Tewas Saat Membela Ibunya yang Diperkosa, Ternyata Siswa Berprestasi Baru Ulang Tahun
TRIBUNJAMBI.COM -Kasus pembunuhan anak 9 tahun di Aceh dan pemerkosaan yang terjadi di Aceh menyita perhatian publik.
Seorang pria masuk ke rumah wanita dan memperkosanya sampai membunuh anak yang berusaha membela ibunya pada Sabtu (10/10/2020).
Jenazah sang anak berinisial R, ditemukan sehari setelahnya di sungai pada Minggu, (11/10/2020).
Baru-baru ini, Ayah R, Fadli Fajar buka suara mengenai kematian sang putra.
Dirinya mengaku tak percaya kejadian tersebut dapat terjadi pada anak kandungnya.
Fadli Fajar juga menceritakan mengenai sosok R.

R diketahui kerap menduduki peringkat 1 dan 2.
R juga sudah bisa membaca Al Quran di usianya yang masih dini karena rajin berlatih.
Menceritakan sang anak, Fadli Fajar sampai tak kuasa menahan tangis.
Apalagi mengigat jika kini anaknya sudah tiada.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Serambinews.com Rabu (14/10/2020), Fadli Fajar saat ini tinggal di Kota Medan, Sumatera Utara.
Sementara putranya, R, baru dua minggu tinggal bersama ibunya, D, di Kecamatan Birem Bayeun Aceh Timur.
Diakuinya, sejak berpisah dengan korban D dua tahun lalu, R bersama sang adik memang tinggal bersama dirinya di Medan Selayang.
"Tanggal 19 September 2020 lalu, saya baru saja merayakan ulang tahun almarhum yang genap berusia 10 tahun," ujar pria berdarah Aceh-Karo ini sambil menangis.
Berapa hari setelah merayakan ultahnya yang ke-10, korban D datang ke rumahnya di Medan Selayang dengan maksud membawa Rangga ke Aceh.