Demo UU Cipta Kerja Mirip Perang Palestina-Israel, Ambulans Diberondong Tembakan Gas Air Mata

Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang digelar sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di kawasan Patung Kuda, berujung ricuh.

Editor: Teguh Suprayitno
twitter @DadangRusian
Potongan video ketika aparat Kepolisian menyerang ambulans ketika bentrokan antara Kepolisian dengan Kelompok Anarko pecah di sejumlah wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (14/10/2020). 

Demo UU Cipta Kerja Mirip Perang Palestina-Israel, Ambulans Diberondong Tembakan Gas Air Mata

TRIBUNJAMBI.COM- Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang digelar sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (13/10/2020) berujung ricuh.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat ribuan ormas Islam yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) UIama dan sejumlah ormas lainnya membubarkan diri menjelang petang hari.

Pihak Kepolisian terlibat bentrokan dengan ribuan pemuda yang disebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana sebagai Kelompok Anarko.

Baca juga: Omnibus Law Otoriter, Fahri Hamzah Geram Sebut Presiden, Wakil Presiden Tak Paham Akar Masalah

Ribuan anggota Anarko terlihat menyerang aparat Kepolisian yang bertugas di sekitar lokasi unjuk rasa.

Ratusan aparat Kepolisian yang berseragam huru hara serta bertameng itu diserang dengan batu dan kayu oleh Kelompok Anarko.

Aksi saling serang antara pihak Kepolisian dengan perusuh pun tidak terhindarkan.

Walau aparat Kepolisian diserang secara bertubi-tubi, mereka tetap maju mendorong para perusuh hingga Bundaran Patung Kuda.

Gas air mata pun ditembakkan berulang kali ke arah Kelompok Anarko.

Terdesak dengan strategi taktis aparat, anggota Anarko yang melawan akhirnya kocar kacir ke seluruh penjuru.

Bentrokan yang semula terkonsentrasi di kawasan barat daya Monumen Nasional (Monas) pun meluas ke sejumlah wilayah, seperti Tanah Abang, Menteng hingga Senen, Jakarta Pusat.

Bentrokan yang terjadi sejak petang hingga malam hari itu pun terekam dan diunggah masyarakat ke dalam media sosial.

Satu di antaranya akun twitter bernama @DadangRusian pada Selasa (23/10/2020) malam.

Dalam video yang diunggah tersebut, terekam detik-detik puluhan aparat Kepolisian menyerang sebuah ambulans dengan beringas.

Baca juga: Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi, Dituding Ingin Gulingkan Jokowi Kini Terjerat UU ITE

Aparat Kepolisian terlihat memberondong ambulans yang diduga ditumpangi oleh pendemo itu dengan tembakan gas air mata.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved