Pilkada serentak 2020
Sahrul Gunawan Dilaporkan ke Bawaslu Gara-gara Protokol Kesehatan : Tak Berniat Langgar Kampanye
Bintang sinetron Sahrul Gunawan (44) mengikuti ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Bintang sinetron Sahrul Gunawan (44) mengikuti ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Namun, saat masa kampanye, Sahrul Gunawan diduga melanggar dan diadukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung.
Sahrul Gunawan diduga melanggar kampanye karena melakukan kampanye secara langsung dan menghadirkan massa sehingga diduga melanggar protokol kesehatan.
Dia membenarkan bahwa dirinya dilaporkan ke Bawaslu.
• Sudah Gila, Ibu Muda Tega Menjual Bayinya Demi Beli Sepatu Baru, Polisi Sampai Geleng-geleng
• Jakarta Berlakukan PSBB Masa Transisi, Ini Ketentuan dan Kebijakan Barunya
• Warga Sarolangun Ini Pamerkan Ikan Tapah Dagangannya Seberat 38 Kg di Simpang Jambi
"Ya kemarin aku sempat dilaporin ke Bawaslu aku membuat sebuah crowd (keramaian), padahal aku dateng ke rumah tokoh," kata Sahrul Gunawan ketika ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Menurut dia, kedatangannya ke rumah tokoh itu tidak diinformasikan kepada pendukungnya atau masyarakat setempat.
"Lagipula aku jaga jarak dan cuma 5-10 orang doang paling banyak, dan ikuti protokol kesehatan," ucapnya.
Sahrul menambahkan bahwa tidak ada niat untuk membuat keramaian saat berkunjung ke rumah tokoh di Bandung.
"Walau tidak diumumin ada yang dateng aja jadi ramai. Aku juga enggak tau ya, cuma masa mau dibubarin," ujarnya.
• Wanita Wig Merah Ikut Demo Menolak UU Cipta Kerja, Rupanya Indah Rizky Ariani alias Indah Mujyaer
Kemudian, Sahrul ke Jakarta karena ada undangan dari stasiun televisi.
"Makanya sekarang ke Jakarta dulu deh sambil refreshing juga dan selesaikan syuting, sambil dipikirin strateginya kampanye disaat pandemi gimana," ujar Sahrul Gunawan.
Paling kaya
Sebelumnya diberitakan bahwa Sahrul Gunawan merupakan salah satu dari lima artis paling kaya yangn mengajukan diri mengikuti Pilkada Serentak 2020.
Selain Sahrul Gunawan, artis lainnya yang mengikuti pilkada yakni Adly Fairuz, Lucky Hakim, Firman Mutakin, dan pedangdut Iyeth Bustami.
Sahrul Gunawan menjadi calon wakil bupati Bandung mendampingin Dadang Supriatna yang mencalonkan diri menjadi bupati Bandung.
• Puan Maharani vs Nikita Mirzani, 100 Pengacara Siap Bantu Ketua DPR Penjarakan Nyai: Sini Lawan Gue
Pemain sinetron Jin dan Jun dan Dadang Supriatna (DS) diusung oleh 4 partai politik yakni PKB, Nasdem, Demokrat, dan PKS.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sahrul Gunawan tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 22.432.609.458.
• Lima Titik Ini Jadi Zona Larangan Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pilkada Batanghari
Aset berupa tanah dan bangunan menyumbang sebagian harta kekayaan Sahrul Gunawan.
Empat bidang tanah dan bangunan nilainya mencapai Rp 23.876.000.000.
Selain itu, Sahrul Gunawan juga memiliki satu unit mobil senilai Rp 480 juta dan uang Rp 302.113.711.
Selain itu, Sahrul Gunawan memiliki utang sebesar Rp 2.225.504.253 sehingga mengurangi jumlah total harta kekayaan.
Meski demikian, kekayaan Sahrul Gunawan masih lebih tinggi atau paling kaya dibanding artis lain yang maju di Pilkada Serentak 2020.
• Skandal Seks 3 Siswa dengan Ibu Gurunya, Modus Belajar dari Rumah, Kini Sang Guru Menjadi Tersangka
Sementara itu, aktor sinetron Adly Fairuz yang calon calon wakil bupati Karawang seperti dikutip dari LHKPN memiliki harta kekayaan sebesar Rp 8.595.240.000.
Lucky Hakim yang mencoba peruntungan di kompetisi politik dengan ikut mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati di Pilkada Indramayu 2020.
Mantan suami Tiara Dewi itu berpasangan dengan Nina Agustina Da'i Bachtiar, putri dari Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar.
Pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim diusung oleh PDIP, Partai Gerindra, dan NasDem.
Dari LHKPN, Lucky Hakim punya harta kekayaan sebesar Rp 12.276.500.000.
• Akhirnya Terkuak! Tulisan di Kertas yang Dibawa Najwa Shihab saat Acara Live Soal Minta Tolong
Aset berupa tanah dan bangunan menyumbang lebih dari separuh harta kekayaan Lucky Hakim.
Lucky Hakim memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan yang berada di Cianjur, Sukabumi, Depok, Bekasi, dan Jakarta Barat.
Firman Mutakin alias Lian Firman maju sebagai calon wakil Wali Kota Cilegon dan berpasangan dengan Ali Mujahidin.
Ali-Firman maju melalui jalur independen atau non parpol.
Firman Mutakin yang pernah membintangi sinetron Cinta Fitri itu memiliki kekayaan sebesar Rp 2.068.136.687.
Rinciannya berupa satu bidang tanah dan bangunan di Tangerang Selatan senilai Rp 1,5 miliar.
Aset lainnya adalah dua mobil dan satu motor senilai Rp 420 juta serta kas dan setara kas Rp 268.136.687.
Namun, Lian Firman juga memiliki utang sebesar Rp 120 juta yang mengurangi nilai asetnya.
• Simak Penjelasan Kartu Prakerja Gelombang 11, Pastikan Akses di Situs Resmi www.prakerja.go.id
Sedangkan Iyeth Bustami alias Sri Barat maju di Pilkada Bengkalis 2020.
Pelantun lagu Laksmana Raja di Laut itu mencalonkan sebagai calon wakil bupati Bengkalis mendampingi Kaderismanto dan diusung oleh PDIP.
Iyeth Bustami memiliki harta kekayaan sebesar Rp 7.998.943.196.
Kepemilikan dua bidang tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar kekayaan Iyeth Bustami yaitu Rp 6,7 miliar.
Aset lain yang dimiliki Iyeth Bustami adalah dua unit mobil dan empat motor sebesar Rp 474 juta.
(Arie Puji Waluyo)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Dilaporkan ke Bawaslu Gara-gara Protokol Kesehatan, Sahrul Gunawan Tak Berniat Langgar Kampanye,