Puan Maharani Matikan Mikrofon
Viral Video Ketua DPR Matikan Mik Saat Benny Harman Bicara, Kritik Pedas Andi Arif ke Puan Maharani
Puan Maharani dikritik. Ketua DPR ini jadi perbincangan publik usai pengesahan RUU Cipta Karya menjadi undang-undang.
"Nanti pak Benny saya sudah kasih kesempatan," kata Azis Syamsuddin.
Benny K Harman tetap berkukuh meminta kesempatan untuk interupsi saat pembahasan RUU Cipta Kerja Omnibus Law.
"Ketua sudah ambil keputusan setelah itu nanti pemerintah," kata Benny.
• Sule Mantap Nikah Tahun Ini Sama Nathalie Holscer, Tak Terduga Ini Jawaban Putri Delina Soal Restu
• Harga Emas Hari Ini Turun Rp 18.000, Jadi Rp 999.000 per gram
• YLBHI Sebut Ada Celah untuk Membatalkan UU Cipta Kerja, Ini Caranya
"Makanya nanti setelah pandangan pemerintah saya berikan kesempatan," kata Azis Syamsuddin.
Azis Syamsuddin kembali memberi kode pada Puan Maharani.
Saat itu tiba-tiba saja mik Benny K Harman mati. Namun tak lama kemudian, Benny K Harman kembali berbicara.
"pak Benny saya minta nanti ada bisa dikeluarkan dari ruangan kalau anda tidak mengikuti aturan mekasnisnme," kata Azis Syamsuddin.
"saya interupsi," kata Benny K Harman.
"tidak, saya yang ngatur dalam rapat ini," kata Azis Syamsudin.
Puan Maharani terlihat kembali memencet tombol di hadapannya hingga mik Benny K Harman mati.
Meski begitu Azis Syamsuddin membantah ia telah memberi interuksi agar Puan Maharani matikan mik Benny K Harman.

"Kalau miknya mati itu di dalam tatib setiap lima menit mik otomatis mati. Diatur di dalam tata tertib disahkan dalam rapat paripurna tanggal 2 April 2020," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020) dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribunews.com.
Azis membantah dirinya meminta Ketua DPR RI Puan Maharani mematikan mik saat interupsi dari Fraksi Partai Demokrat.
"Saya berbisik kepada Bu Ketua (Puan Maharani) supaya tidak dobel suaranya karena kalau kita ibarat main zoom metting antara laptop satu laptop yang lain sama-sama suaranya dibuka kan voicenya ganggu. Jadi saya enggak bisa dengar pembicaraan orang," ujarnya.
"Setiap menit miknya mati. Kan tadi saya bilang supaya tidak doubling. Saya tidak tahu mikrofonnya bagaimana, saya minta supaya mikrofonnya tidak doubling," pungkasnya.
• Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan di Puskesmas I Kuala Tungkal Tetap Berjalan
• Kepala Puskesmas I Kuala Tungkal Sebut Tak Ada Penutupan Usai Nakes Positif Covid-19
• Tak Puas Dipenjara Karena Kasus Pembunuhan, Ridwan Ditangkap Lagi Karena Lakukan Ini