Breaking News:

Berita Bungo

Kantor Kepala Desa di Bungo Disegel Warga, Tak Puas Soal Hasil Perekrutan Perangkat Dusun

Penyegelan yang dilakukan ratusan warga sekitar pukul 21,00 WIB itu dengan cara memaku pintu serta menutup gerbang masuk kantor Rio dengan ros ronda.

Tribunjambi/darwin
Suasana penyegelan kantor kepala desa di Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Ratusan warga Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Jambi melakukan penyegelan kantor kepala desa, Selasa (6/10/2020) malam.

Penyegelan yang dilakukan ratusan warga sekitar pukul 21,00 WIB itu dengan cara memaku pintu serta menutup gerbang masuk kantor Rio dengan ros ronda.

Aksi warga itu berawal dari ketidakpuasan warga terhadap hasil seleksi perekrutan perangkat dusun yang diniliai sarat masalah, adanya dugaan sarat KKN dan tidak transparan.

Bahkan gugatan itu telah dilaporkan kepada Bupati, DPRD dan instansi terkait namun tidak mendapatkan tanggapan.

Setahun Kasus PAMSIMAS Teluk Kulbi Belum Ada Kemajuan, Ini Kata Kejari Tanjabbar

Pasien Covid-19 di RSUD Ahmad Ripin Curhat, Keluhkan Fasilitas dan Minim Protap Kesehatan

Kantor DPRD Bungo Tutup Dua Hari, Ada Stafnya yang Positif Covid-19

Akmal, warga setempat mengungkapkan bahwa penyegelan itu terpaksa dilakukan lantaran hasil kesepakatan dari aksi yang dilakukan sebelumnya tidak diindahkan.

Dalam kesepakatan itu hasil perekrutan itu diminta untuk dibatalkan.

”Kantor Rio ini terpaksa kami segel karena datuk rio (kepala desa) tidak konsisten dengan keputusan yang di sepakati disaat demo beberapa waktu yang lalu meminta di batalkan hasil seleksi perangkat desa karena diduga terjadi kecurangan dan tidak transparan,” tuturnya.

Disebutkannya, dalam kesepakatan bersama yang di ketahui oleh Datuk Rio, tokoh masyarakat, BPD, pihak kecamatan, pihak pemerintahan kabupaten dari intsansi terkait serta juga hadir aparat TNI dan Polri dilakukan pemilihan ulang untuk enam kepala Kampung.

Hasil pemilihan ulang yang digelar pada tanggal 4 Oktober 2020 yang lalu itu ternyata tidak dilantik kepala desa terhadap enam kepala kampung yang terpilih.

Melainkan bersikeras tetap melantik kepala kampung terpilih sebelumnya.

Ketua BPD Dusun Sungai Arang, Hendri mengatakan bahwa kepala kampung yang di pilih oleh masyarakat secara demokratis tidak akan dilantik.

"Datuk Rio tetap melantik kepala kampung yang yang lulus seleksi pertama sehingga hal ini lah pemicu masyarakat memberanikan diri menyegel kantor desa,” ujarnya.

Hendri tidak menjamin jika persoalan tersebut tidak segera ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Bungo dan aparat penegak hukum karena bisa saja terjadi demo yang lebih besar lagi yang di lakukan oleh warga.

Hal itu dikhawatirkan menjadi problem dan konflik berkepanjangan.

Terlihat hadir dan turut mengamankan para pendemo malam itu pihak Polsek, Polres dan Babinkamtibmas yang dibantu oleh sejumlah tokoh masyarakat.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved