Positif Corona Jambi Tambah
BREAKING NEWS Kantor DPRD Bungo Tutup Dua Hari, Ada Stafnya yang Positif Covid-19
Informasi itu disampaikan Sekretaris DPRD Bungo, Ulfa Novriza melalui surat nota dinas yang disampaikannya kepada bupati Bungo.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dua hari kedepan Kantor DPRD Bungo ditutup dan pekerjaan dilakukan dari rumah, lantaran adanya informasi salah satu pegawai positif Covid-19.
Dari informasi, pegawai yang terpapar Covid-19 tersebut merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bungo.
Sekretaris DPRD Bungo, Ulfa Novriza melalui surat nota dinas yang disampaikannya kepada bupati Bungo.
Dalam surat itu disebutkan bahwa secara lisan tim gugus tugas Covid-19 menyampaikan terdapat satu orang ASN terkonfirmasi Covid-19 melalui tes cepat molekular (TCM).
• Inilah Inovasi Speaker Multifungsi Terbaru di Akhir 2020
• Harga Toyota Fortuner Oktober 2020 Diskon 30 Juta, Cek Harga Fortuner di Jambi
• Siapa Sosok Karni Ilyas Sebenarnya? Kini Tengah Terjebak Masalah Usai Tanyangan ILC TV One
NT, ASN yang terkonfirmasi itu bekerja sebagai Staf ADC Wakil Ketua DPRD Bungo.
Oleh karena itu berdasarkan peraturan Bupati nomor 48 tahun 2020 dalam penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus, pelayanan sementara dilakukan dari rumah.
"Mulai tanggal 7 sampai dengan 9 Oktober pegawai sekretariat DPRD Kabupaten Bungo melaksanakan tugas dari kediaman masing masing sembari menunggu keputusan lebih lanjut," katanya, Rabu (7/10/2020).
Selain melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi pasien berada, sekretariat dewan juga melakukan koordinasi dengan tim gugus guna melakukan tracking.
Sementara itu Safarudin Matondang, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Bungo menyampaikan telah berkoordinasi dengan Sekwan untuk data yang kontak erat dengan pasien tersebut.
"Kita telah berkoordinasi dengan Sekwan untuk meminta data yang telah kontak erat dengan yang akan kita lakukan tracking," katanya.
Sementara untuk jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik melalui TCM dan uji PCR sebanyak 47 orang. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 18 orang. Pasien yang meninggal akibat pandemi ini satu orang.