Berita Bungo
Ketua PPK di Bungo Dipukul & Diancam Dibunuh, Diduga oleh Sekretaris Karang Taruna Tanah Sepenggal
Ahmad Hidayat, Ketua PPK Tanah Sepenggal Lintas dipukul dan diancam akan dibunuh, diduga oleh Sekretaris
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
Sekretaris Karang Taruna Tanah Sepenggal Lintas Bungo Pukul Kepala dan Ancam Bunuh PPK
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ahmad Hidayat, Ketua PPK Tanah Sepenggal Lintas dipukul dan diancam akan dibunuh, diduga oleh Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, SG.
Dalam kejadian yang terjadi pada Senin malam (5/10/2020), sekitar pukul 21.00 WIB ini Ahmad berlumur darah di sekitar muka akibat hantaman benda keras.
Kepada wartawan, Ahmad Hidayat membeberkan kejadian brutal yang dialaminya.
Kata Ahmad, kejadian berawal saat dirinya bersama dengan teman-temannya sedang berdiskusi di Sekretariat PC PMII Bungo.
Tiba-tiba, pelaku langsung datang dan masuk memanggil salah satu rekannya sembari memukul dinding serta berkata dengan nada tinggi.
Pelaku langsung masuk ke dalam ruangan.
• Najwa Shihab Baru Tahu Dirinya Dilaporkan Relawan Jokowi ke Polisi : Saya Siap Diperiksa
• Terkuak Masa Lalu Nathalie Holscher Dapat Julukan Ratu Anggur Merah, Reaksi Sule Malah Begini, Bucin
• Dikabarkan Mulai Keuangan, Saipul Jamil Jual Rumah, 2 Mobil, dan 4 Ruko
Tidak sebatas itu, menurut Ahmad Hidayat, pelaku yang merupakan Sekretaris Karang Taruna itu juga memukul dinding sambil teriak melontarkan perkataan dengan nada tinggi.
Melihat hal itu, terang Ahmad, dirinya lantas mendekati SG sembari bertanya kenapa teriak-teriak.
Kemudian, saya meminta dia untuk keluar jika tidak ada kepentingan.
Sayangnya, apa yang disampaikannya tidak membuat SG diam.
SG masih mencak-mencak sehingga ditenangkan oleh salah satu temannya dan berhasil dibawa keluar sekretariat.
"Setibanya di luar S**** masih mengamuk."
"Tidak hanya itu, (SG) juga melontarkan kalimat tidak akan membuat saya tenang dan mengancam saya kalau lewat dusunnya akan dibunuh," urai Ahmad Hidayat.
"Setelah itu (SG) tiba-tiba mengambil batu dan berlari mendekati saya."