Komunitas
Terus Angkat Kehidupan Sosok Mulia, Komunitas 'Ketimbang Ngemis Jambi' Apresiasi yang Mau Berusaha
Komunitas ‘Ketimbang Ngemis Jambi’ merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial. Visi utamanya untuk mengangkat kehidupan sosok mulia
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komunitas ‘Ketimbang Ngemis Jambi’ merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial. Visi utamanya untuk mengangkat kehidupan sosok mulia serta mengapresiasi dan membantu para sosok mulia di Kota Jambi.
Sosok mulia adalah target komunitas ketimbang ngemis, yaitu orang tua yang masih mau berusaha mencari nafkah dalam keterbatasan fisik maupun usia, anak-anak dan orang yang memiliki kekurangan fisik.
Yonathan Kurniawan atau biasa dipanggil Jo adalah ketua dan penggagas utama ‘Ketimbang Ngemis Jambi’. Ia mengatakan awalnya dia mendirikan ketimbang ngemis Jambi hanya sendiri.
Selanjutnya banyak yang bergabung, maka ditetapkan pada 1 Mei 2017 berdirinya komunitas ‘Ketimbang Ngemis Jambi’. Saat ini anggotanya ada sekitar 30 orang.
“Kita mengapresiasi sosok mulia dengan segala kekurangan. mereka mau berjuang mencari rezeki dengan cara yang baik, dengan cara yang lebih mulia. Ketimbang mereka mengemis,” ujarnya belum lama ini.
Jo mengatakan sosok mulia pertama yaitu seorang kakek. Dia melakukan pendekatan, mencari tahu latar belakangnya, kesehariannya dan pendapatannya.
“Saya izin ambil foto dan vidio lalu saya upload di instagram pribadi. Alhamdulillah mendapat respon yang baik,” ujarnya.
Lalu Jo buat akun instagram @ketimbang.ngemis.jbi. Saat ini komunitas ini telah mengangkat kehidupan sekitar 60 sosok mulia. Dan yang diberi donasi sekitar 50 orang.
Jo mengatakan, fungsi utama komunitas ini mengangkat kehidupan sosok mulia, melalui sosial media instagram.
Instagram merupakan sosial media yang sangat disukai dan banyak dipakai oleh masyarakat.
“Niatnya agar masyarakat terutama masyarakat Jambi dapat melihat masih banyak orang yang membutuhkan bantuan kita,” ungkapnya.
Jo berharap dengan adanya postingan tersebut, dapat membantu mereka. Minimal kalau tidak bisa membantu dengan memberi uang atau lainnya. Bisa dengan cara membeli dagangan mereka.
“Siapa lagi yang membantu mereka kalau bukan kita,” pungkasnya.
Tidak Semua Diberi Donasi
PEMBERIAN donasi tidak kepada semua sosok mulia di Kota Jambi. Jo mengatakan, tidak semua target mulia pantas diberi donasi. Kita wajib melakukan survei sebelum menentukan target sosok mulia yang ingin diberi donasi.
"Kita lakukan survei, lihat latar belakang kehidupannya, lokasi rumahnya, keadaan rumahnya, keadaan kekuarganya, apa layak untuk dibantu atau tidak,” ujar Jo.