Virus Corona
Aceh dan Banten Masuk 10 Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19, Ini Alasannya
Aceh dan Banten masuk 10 provinsi prioritas penanganan Covid-19. Banten menjadi prioritas karena lokasinya yang bersinggungan di DKI Jakarta.
TRIBUNJAMBI.COM - Aceh dan Banten masuk 10 provinsi prioritas penanganan Covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pihaknya memasukkan Provinsi Banten dan Aceh ke daftar provinsi prioritas.
Wiku menyebut, Banten menjadi prioritas karena lokasinya yang bersinggungan di DKI Jakarta.
Penyumbang kasus tertinggi di Banten juga berasal dari daerah penyangga ibu kota, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
• UPDATE Kasus Positif Covid-19 Hampir Tembus 300.000 Orang, Kota Jambi Masih 134 Kasus Positif
• Polri Telusuri Rekening Petugas Kebersihan Isi Saldo Ratusan Juta Yang Juga Saksi Kebakaran Kejagung
• Vaksin Covid-19 Diprioritaskan untuk Tenaga Medis dan Pekerja Berusia 18-59 Tahun
Tiga daerah tersebut setidaknya menyumbang 75 persen kasus positif di Banten.
"Maka dari itu, Provinsi Banten menjadi salah satu perhatian Satgas karena ini bagian dari aglomerasi Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)," kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/10/2020).
Oleh karena itu, Wiku menilai butuh penanganan khusus agar kasus corona di Banten dapat menurun.
Salah satunya, dengan berfokus mengendalikan kasus di tiga daerah penyumbang angka positif terbanyak.
"Apabila daerah-daerah ini dikendalikan dengan baik, maka kontribusi penurunan kasusnya lebih tinggi," ucapnya.
Sementara di Aceh, Wiku mengaku mendapat laporan dari pemerintah daerah setempat bahwa terjadi peningkatan kasus.
Pemerintah Aceh pun meminta bantuan Satgas untuk menambah kapsitas laboratorium PCR di Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Aceh Selatan.
• Sejak Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun
• Ngaku Tak Kuat Jadi Bawahan Kapolres Blitar, AKP Agus Hendro Mundur Dari Anggota Polri
• Mantan Calon Wakil Presiden Ini Jadi Juru Kampanye Gibran dan Teguh di Pilkada Solo
"Dengan melakukan penambahan lab PCR otomatis nanti bisa jadi terdeteksi kasus lebih banyak," ujar Wiku.
Menurut dia, peningkatan kasus positif di Aceh disebabkan karena mobilitas penduduk yang tinggi.
Wiku pun menekankan pentingnya pembatasan keluar masuk penduduk dalam pengendalian Covid-19.
"Kasus di aceh lebih banyak, karena rupanya ada mobilitasi luar penduduk dari Aceh juga yang datang ke Aceh," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/update-virus-corona-di-indonesia.jpg)