Tragedi G30S PKI

Menguak 8 Fakta Resimen Cakrabirawa, Pasukan Pelindung Soekarno yang Berakhir Tragis Usai G30S PKI

Menguak 8 Fakta Resimen Cakrabirawa, Pasukan Pelindung Soekarno yang Berakhir Tragis Usai G30S PKI

Istimewa
Letkol Untung Syamsuri saat dampingi Soekarno melewati pasukan Cakrabirawa, pasukan khusus yang memiliki tugas mengawal Presiden Soekarno 

TRIBUNJAMBI.COM - Satuan khusus pengamanan presiden pertama kali diberi nama resimen Cakrabirawa.

Inilah fakta-fakta pasukan khusus pengamanan presiden ( Paspampres ) di era Soekarno itu.

Sejarah mencatat, Pasukan Cakrabirawa harus berakhir dengan penyiksaan setelah terlibat pemberontakan menggulingkan Presiden Soekrano dengan sebuah fitnah besar.

Di mana, pada tahun 1965, Pasukan Cakrabirawa melakukan gerakan pemberontakan yang dikenal dengan G30S PKI.

Sejumlah jenderal angkatan darat harus kehilangan nyawa di malam berdarah kala itu.

Ternyata Sosok Ini yang Bawa Paham Komunis Pertama ke Indonesia hingga Pecahnya Tragedi G30S PKI

NONTON Sekarang! Live Streaming ILC TVOne Malam Ini, Bakal Bahas Ideologi PKI Apakah Masih Hidup?

Begini Nasib Keluarga DN Aidit Ketua PKI, Mulai Ayah, Adik, Istri & Anaknya Usai Peristiwa G30S PKI

Seperti diketahui, nama baik Pasukan Cakrabirawa tercoreng atas aksi beberapa anggotanya yang terpengaruh PKI hingga turut andil dalam pemberontakan G30S PKI.

Berbagai sumber sejarah menuliskan, sejumlah Pasukan Cakrabirawa saat itu menjadi eksekutor pembunuhan tujuh jenderal TNI.

Berikut rangkuman fakta tentang Pasukan Cakrabirawa, dilansir dari buku 'Maulwi Saelan, Penjaga Terakhir Soekarno' karangan Asvi Arwan Adam dkk, Penerbit Kompas Gramedia (2014).

tribunnews

1. Awal Terbentuk

Sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI dikumandangkan, sudah dibentuk sebuah Polisi Istimewa (Tokubetsu Keisatsu Tai) yang bertugas untuk mengawal presiden.

Di wilayah Jakarta, Polisi Istimewa tersebut dijuluki “Polisi Macan” di bawah pimpinan Gatot Suwiryo.

Polisi Macan inilah yang menjadi cikal bakal pasukan Cakrabirawa.

Pada tahun 1945, Gatot memindahkan anggota Polisi Macan ke Pasukan Pengawal Pribadi Presiden (Tokomu Kosaku Tai) di bawah pimpinan Mangil Martowidjojo

Pasukan ini bermarkas di Kantor Pusat Kementerian Negara sekaligus asrama di Gedung Kementerian Dalam Negeri (kini Jl Veteran) di bawah pimpinan Raden Said Soekanto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved