Breaking News:

Kesehatan

Waspadai Tanda-Tanda Berikut ini, Bisa Jadi Kadar Gula Darah Tinggi

Kadar gula darah yang terlalu tinggi, bisa menimbulkan sejumlah tanda di tubuh. Salah satunya tanda-tanda yang muncul di permukaan kulit.

Editor: Nurlailis
net
Ilustrasi- ini tanda-tanda kadar gula darah tinggi yang muncul di permukaan kulit 

- Segera konsultasikan ke dokter. Mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik dapat meredakannya.
- Anda mungkin juga membutuhkan terapi fisik. Ketika penebalan kulit berkembang di jari tangan, kaki, atau area lain dengan persendian, terapi fisik dapat membantu Anda menjaga kemampuan untuk menekuk dan meluruskan persendian.

4. Lepuh

Ini jarang terjadi, tetapi penderita diabetes dapat melihat lepuh tiba-tiba muncul di kulit mereka.

Anda mungkin melihat lepuh besar, sekelompok lepuh, atau keduanya.

Lepuh cenderung terbentuk di tangan, kaki, atau lengan bawah dan terlihat seperti lepuh yang muncul setelah luka bakar serius.

Berbeda dengan lepuh yang timbul setelah luka bakar, lepuh ini tidak terasa nyeri.

Nama medis untuk kondisi ini adalah bullosis diabetricorum. Terkadang, ini disebut bula diabetes.

Apa yang harus dilakukan?

- Segera konsultasikan ke dokter. Anda sebaiknya mengambil langkah untuk mencegah infeksi.
- Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik.

5. Infeksi kulit

Orang yang menderita diabetes cenderung mengalami infeksi kulit. Jika Anda mengalami infeksi kulit, Anda akan melihat satu atau beberapa hal berikut:

- Kulit panas dan bengkak yang menyakitkan
- Ruam yang gatal dan terkadang lepuh kecil, kulit bersisik kering, atau cairan putih yang terlihat seperti keju.

Infeksi kulit dapat terjadi di setiap area tubuh Anda, termasuk di antara jari-jari kaki Anda, di sekitar satu atau lebih kuku Anda, dan di kulit kepala Anda.

Apa yang harus dilakukan?

- Segera konsultasikan ke dokter tentang kondisi ini, lantaran Anda mungkin menderita diabetes yang tidak terdiagnosis.
- Jika Anda pernah didiagnosis menderita diabetes, Anda mungkin perlu mengontrolnya dengan lebih baik.

6. Luka dan luka terbuka

Memiliki gula darah (glukosa) yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf.

Anda mungkin mengalami ini jika Anda pernah menderita diabetes yang tidak terkontrol (atau tidak terkontrol dengan baik) untuk waktu yang lama.

Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf dapat membuat tubuh Anda sulit menyembuhkan luka. Hal ini terutama berlaku untuk kaki.

Luka terbuka ini disebut ulkus diabetes.

Apa yang harus dilakukan?

- Dapatkan perawatan medis segera untuk luka atau luka terbuka.
- Bekerja samalah dengan dokter Anda untuk mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik.

7. Bintik-bintik

Kondisi kulit ini menyebabkan bintik-bintik (dan kadang-kadang garis) yang membuat depresi kulit hampir tidak terlihat. Ini umum terjadi pada orang yang menderita diabetes.

Nama medisnya adalah dermopati diabetik.

Biasanya terbentuk di tulang kering.

Dalam kasus yang jarang terjadi, Anda akan melihatnya di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.

Bintik-bintik tersebut seringkali berwarna coklat dan tidak menimbulkan gejala. Karena alasan ini, banyak orang salah mengartikannya sebagai bintik-bintik penuaan.

Tidak seperti bintik-bintik penuaan, bintik-bintik dan garis-garis ini biasanya mulai memudar setelah 18 hingga 24 bulan.

Dermopati diabetes juga bisa bertahan di kulit tanpa batas waktu.

Apa yang harus dilakukan?

- Konsultasikan dengan dokter tentang bintik-bintik ini.
- Bekerja samalah dengan dokter Anda untuk mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik.
- Jika Anda belum didiagnosis menderita diabetes, lakukan tes.

8. Pecahnya benjolan kecil berwarna kuning kemerahan

Ketika benjolan ini muncul, seringkali terlihat seperti jerawat. Tidak seperti jerawat, ini segera berubah menjadi warna kekuningan.

Anda biasanya akan menemukan benjolan ini di bokong, paha, lekukan siku, atau punggung lutut. Tanda ini bisa terbentuk di mana saja.

Tidak peduli di mana mereka terbentuk, biasanya terasa lembut dan gatal.

Nama medis untuk kondisi kulit ini adalah xanthomatosis.

Apa yang harus dilakukan?

- Beri tahu dokter Anda tentang benjolan karena kondisi kulit ini muncul saat Anda menderita diabetes yang tidak terkontrol.
- Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik.

9. Benjolan menonjol berwarna merah atau kulit

Apakah kondisi kulit ini dikaitkan dengan diabetes masih kontroversial. Kita tahu bahwa kebanyakan orang yang menderita granuloma annulare tidak menderita diabetes. Namun, beberapa penelitian telah menemukan kondisi kulit ini pada pasien diabetes.

Salah satu penelitian menemukan bahwa penderita diabetes kemungkinan besar memiliki granuloma annulare di area kulit yang luas dan benjolan itu datang dan pergi.

Studi lain menyimpulkan bahwa orang yang mengidap granuloma annulare yang datang dan pergi harus menjalani tes diabetes.

Kondisi kulit ini menyebabkan benjolan dan bercak yang mungkin berwarna kulit, merah, merah muda, atau ungu kebiruan.

Apa yang harus dilakukan?

- Beri tahu dokter jika Anda mengalami benjolan seperti yang ditunjukkan di sini, terutama jika benjolan itu datang dan pergi.

10. Kulit kering dan gatal

Jika Anda menderita diabetes, Anda cenderung memiliki kulit kering.

Gula darah tinggi (glukosa) bisa menyebabkan ini. Jika Anda mengalami infeksi kulit atau sirkulasi yang buruk, ini juga dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

Apa yang harus dilakukan?

- Beri tahu dokter Anda tentang kulit Anda yang sangat kering. Mengontrol diabetes dengan lebih baik dapat mengurangi kondisi ini.
- Jika Anda terus mengalami kulit kering setelah mengontrol diabetes dengan lebih baik, dokter kulit dapat membantu.

11. Bercak bersisik kekuningan di sekitar kelopak mata Anda

Ini berkembang ketika Anda memiliki kadar lemak tinggi dalam darah Anda.

Ini juga bisa menjadi tanda bahwa diabetes Anda tidak terkontrol dengan baik. Nama medis untuk kondisi ini adalah xanthelasma.

Apa yang harus dilakukan?

- Beritahu dokter Anda tentang bercak bersisik kekuningan di sekitar mata Anda.
- Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara mengontrol diabetes Anda dengan lebih baik.
- Mengontrol diabetes dapat membersihkan bercak bersisik.

12. Kutil

Banyak orang memiliki kutil — pertumbuhan kulit yang menggantung dari tangkai.

Meskipun tidak berbahaya, memiliki banyak kutil mungkin merupakan tanda bahwa Anda memiliki terlalu banyak insulin dalam darah atau diabetes tipe 2.

Pertumbuhan ini paling sering terjadi pada kelopak mata, leher, ketiak, dan selangkangan.

Apa yang harus dilakukan?

- Tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda harus menjalani tes diabetes.
- Jika Anda menderita diabetes, tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda memerlukan pengendalian yang lebih baik.

Kapan harus menemui dokter kulit?

Diabetes dapat menyebabkan banyak masalah kulit lainnya. Sebagian besar masalah kulit tidak berbahaya, tetapi bahkan masalah kecil pun dapat menjadi serius pada penderita diabetes.

Seorang dokter kulit bersertifikat dapat mengenali masalah kulit akibat diabetes dan membantu Anda mengelolanya. (*)

Berita kesehatan ini disadur dari American Academy of Dermatology Association

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Tanda-tanda Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi yang Merupakan Gejala Diabetes

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved