Berita Nasional
Deretan Peristiwa Mengerikan di Kalibata City: Mulai Kasus Bunuh Diri, Pembunuhan hingga Prostitusi
Deretan Peristiwa Mengerikan di Kalibata City: Mulai Kasus Bunuh Diri, Pembunuhan hingga Prostitusi
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Nama Apartemen Kalibata City kini jadi sorotan karena kasus penemuan mayat dimutilasi baru-baru ini.
Padahal, Apartemen Kalibata City menjadi salah satu hunian high rise yang cukup dikenal warga di Jakarta Selatan.
Diketahui sesuai namanya, apartemen ini terletak di kawasan Kalibata, bersebelahan dengan Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Lokasinya terbilang sangat strategis karena sangat dekat dengan Stasiun Kereta Api Duren Kalibata dan akses ke transportasi umum seperti bus Transjakarta, angkot hingga ojek online.
Semua kelebihan ini membuat banyak orang tertarik memiliki unit apartemen di sana.
Ditambah lagi hadirnya beragam fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuninya. Harga murah yang ditawarkan lantaran Apartemen Kalibata City merupakan rusunami yang disubsidi pemerintah.
Namun di balik itu semua, sejumlah cerita danperistiwa ngeri juga sering datang dari Apartemen Kalibata City. Mulai dari kasus bunuh diri terjun dari lantai atas, menabrakkan diri ke kereta, sampai kasus pembunuhan dan prostitusi dan narkoba.
Berikut beberapa kisah-kisahnya:
Selain itu, kasus tersebut diotaki oleh seorang pejabat eselon I di badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Gatot Supiartono. Kasus Holy dilatarbelakangi asmara. Holy meminta Gatot segera menceraikan istri sahnya.
• Viral, Maia Estianty Berbagi Duka Artis Korban Covid-19, Sosok Mey Chan Jadi Sorotan
• Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier TNI 2020, September-31 Oktober 2020, untuk Lulusan D3 & S1
• Jangning Resmi Menjabat Plt Sekda Muaro Jambi
2. Pembunuhan karyawan bank oleh WN India sekitar medio 2012. Penghuni Apartemen Kalibata City digegerkan dengan kasus pembunuhan terhadap seorang karyawan Bank bernama Aswara Indah Sari (27).
Pelaku adalah calon suaminya, Mirza Nurzaman (31), yang merupakan WN India. Korban tewas dengan luka gorok di lehernya di kamar lantai 16 Tower Borneo pada 23 September 2012 malam.
Pada tubuh korban juga terdapat sayatan pisau dapur. Usai membunuh Aswara, Mirza langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Mirza sempat menelepon orang tua korban dan mengakui perbuatannya.
Namun usai itu, Mirza bunuh diri dengan menabrakkan diri ke KRL Jakarta-Bogor yang melintas di dekat Stasiun Duren Kalibata.
3. Selain pembunuhan, Apartemen Kalibata City juga kerap menjadi lokasi bunuh diri dengan loncat dari lantai kamar yang cukup tinggi.
Seperti cerita kasus bunuh diri seorang perempuan yang berprofesi sebagai pemandu karaoke bernama Ana Yulisanti alias Gebi (22), pada 23 April 2018 dini hari.