Viral Video Pengendara Perempuan Perlihatkan Celana Dalam Saat Berkendara
Saat berkendara di jalan, ia tampak sengaja menyibakan rok mininya, sehingga terlihat jelas celana dalam dari yang bersangkutan.
TRIBUNJAMBI.COM - Video berdurasi 19 detik memperlihatkan pemotor menaiki sepeda motor matic, mengenakan kemeja abu-abu garis, rok mini hitam dan sandal jepit warna pink.
Berdasarkan informasi bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah Kota Magelang, Jawa Tengah.
Saat berkendara di jalan, ia tampak sengaja menyibakan rok mininya, sehingga terlihat jelas celana dalam dari yang bersangkutan.
Saat melewati area persawahan, celana dalam dari pelaku terlihat jelas.
• Nikita Mirzani Mengaku Sudah Tidak Mau Menikah Lagi, Ini Alasannya
• BREAKING NEWS Kondisi Fasha Memburuk Alami Penurunan Fisik, Walikota Jambi Positif Corona
• Sebulan Cerai, Meggy Wulandari Isyaratkan Miliki Pacar Baru, Kiwil : Harus Ikhlas
Aksi tersebut terekam dalam kamera video TikTok. Di sudut kanan bawah, terdapat username pengunggah @vanyalevina.
Video itu pun kemudian tersebar ke berbagai media sosial, baik twitter, instagram, maupun whatsapp.
Postingan itu menuai sebanyak 1.653.455 tayangan dan 5.150 komentar.
Begitu juga akun instagram dari Polsek Magelang Selatan, @polsekmagelangselatan.
Postingan menuai 27.156 tayangan dan 166 komentar hingga Rabu (16/9/2020) pukul 15.00 WIB.
Pada video yang diunggah akun tersebut, juga tampak plat nomor kendaraan AA 3889 JA.
"Ayo Mba Ida, diklarifikasi video viralmu biar warganet tidak salah paham dan tidak ada yang mengikuti jejakmu yang mbebayani," tulis caption dalam unggahan itu.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan, mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, video viral tersebut direkam di jalanan Kota Magelang.
Polres Magelang Kota tengah melakukan penyelidikan terkait video viral tersebut.
"Sementara hasil penyelidikan, iya (di Magelang). Tetapi kan belum penyidikan. Masih penyelidikan. Jadi kan kalau fakta, harus disidik ya. Ini masih hasil penyelidikan. Penyelidikan bentuknya masih informasi," ujar Nugroho, saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2020).
Nugroho mengatakan, pihaknya masih mengkaji lebih dalam soal video tersebut.