Breaking News:

Pengunjung Perpustakaan Daerah Jambi Dibatasi, Diarahkan Minjam Buku Lewat iPustaka

Akibat mewabahnya Covid-19 di Jambi, pengunjung ke Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi dibatasi.

Tribunjambi/darwin
Ilustrasi Seorang pengunjung tampak menggunakan masker sedang membaca buku di Perpustakaan dan Kearsipan Bungo, Kamis (25/6/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Akibat mewabahnya Covid-19 di Jambi, pengunjung ke Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi dibatasi.

Perpustakaan ini bahkan sempat tutup selama dua bulan pada awal kemunculan virus corona dan baru dibuka kembali pada Juni.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, melalui Sekretaris Perpustakaan dan Arsip Daerah, Zulkarnain mengatakan, setelah tutup dua bulan, pada Juni buka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan sebelum masuk, cek suhu tubuh, wajib masker, dan membatasi pengunjung yang datang.

Pencari Madu Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Luka Parah di Kepala, Diduga Jatuh Karena Diserang Lebah

Suami Sudah Melarang Jadi PSK, Wanita Ini Nekat Layani 6 Pelanggan Dalam Satu Hari, Akhirnya Tewas

Kepastian Penyelenggaran Umrah Belum Diputuskan Arab Saudi, Konsul Haji KJRI: Tunggu Pengumuman

Pihaknya juga melakukan pengurangan jumlah kursi yang ada. Sebelum pandemi jumlah pengunjung ke perpustakaan, bisa sampai 300-an orang. Ketika pandemi, dibatasi maksimal 150 pengunjung.

Kemudian mengarahkan pengunjung untuk meminjam melalui aplikasi iPustaka Jambi.

"Jika memang banyak yang datang karena buku yang dicari pada aplikasi tidak ditemukan, kami akan berlakukan sistem antre. Bagi pengunjung yang sudah lama di dalam perpustakaan, kami minta pengertiannya untuk bergantian dengan pengunjung lain yang sudah antre di lobi," katanya.

Kemudian kata Zulkarnain, selama masa pandemi pengunjung iPustaka Jambi naik drastis.

Banyak Pekerja Menunggu Bantuan Subsidi Gaji Belum Juga Cair, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak Calon Tunggal Maju di Pilkada 2020, Partai Politik Diminta Harus Instrospeksi

G30S/PKI - Perwira Ini Bocorkan Rencana Penculikan Para Jenderal ke Soeharto, Tapi Malah Dipenjara

"Selama 2020 pengunjung di aplikasi awalnya 50-100 orang per hari. Kini setelah ada pembatasan di gedung perpustakaan pengunjung aplikasi menjadi 300-350 per hari," ujarnya.

Pihaknya merasa terbantu sekali dengan adanya aplikasi iPustaka Jambi di masa pandemi Covid-19 ini. Karena manfaatnya sangat besar, koleksi di aplikasi tersebut mulai diperbanyak.

Ilustrasu Perpustakaan
Ilustrasu Perpustakaan (tribunjambi/abdullah usman)

"Dulu di 2019 koleksi buku di iPustaka 1.700 koleksi, dikarenakan mulai banyak mendownload aplikasi ini, sekarang 2020 koleksi sudah ada kurang lebih 3.000 koleksi buku," pungkasnya. 

Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved