Lepas dari Musim Kemarau Warga Tanjabtim Siap-siap Hadapi Banjir
Memasuki peralihan musim kemarau ke musim penghujan, BPBD Tanjabtim mulai petakan beberapa wilayah rawan banjir dan abrasi.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki peralihan musim kemarau ke musim penghujan, BPBD Tanjabtim mulai petakan beberapa wilayah rawan banjir dan abrasi.
Beranjak dari musim kemarau, beberapa daerah di Provinsi Jambi harus bersiap untuk menghadapi musim penghujan.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri, sudah melakukan pemetaan terhadap beberapa wilayah di kecamatan yang masuk kategori rawan banjir maupun abrasi.
Kepala BPBD Tanjabtim Jakfar menuturkan, untuk musim penghujan tahun jika diprediksi dengan kondisi cuaca saat ini puncak musim hujan akan terjadi pada akhir atau awal tahun 2021 mendatang.
• Pemerintah Tanjabtim Waspadai Ancaman Abrasi di Wilayah Pesisir
• Dinas Kesehatan Temukan 100 Pasien Baru Postitif TBC di Tanjabtim
"Meski demikian kita saat ini juga sudah mulai siap-siap untuk antisipasi banjir di beberapa Kecamatan yang rawan," ujarnya, Rabu (16/9).
"Di antaranya Kecamatan Mendahara Ulu, Kecamatan Berbak dan bantaran sungai di Kecamatan Dendang," tambahnya.
Lanjutnya, perkiraan tersebut berdasarkan pengalaman yang terjadi pada tahun sebelumnya. Dimana banjir mai terlihat meningkat pada awal tahun, mudah mudahan di akhir tahun ini tidak terjadi banjir.
Untuk antisipasi sendiri yang dapat dilakukan saat ini melalui patroli, dan mengupdate curah hujan bersama pihak BMKG. (usn)