Dinas Kesehatan Temukan 100 Pasien Baru Postitif TBC di Tanjabtim

Kasus TBC di Kabupaten Tanjung Jabung Timur cukup mencengangkan, Dinas Kesehatan mencatat tahun ini terdapat 100 penambahan pasien baru.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Di Tanjabtim Terdapat 100 penambahan kasus TB baru. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur cukup mencengangkan, Dinas Kesehatan mencatat tahun ini terdapat 100 penambahan pasien baru.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tanjabtim melalui Kepala Bidang P2P, Jumiati menuturkan, kasus TBC hingga saat ini masih terus terjadi berdasarkan laporan dari pihak puskesmas dan hasil screening. 

"Temuan kasus baru penderita TBC di Tanjabtim tahun ini dari januari - Juni (triwulan), terjadi penambahan 100 positif baru. Tersebar di beberapa Kecamatan," ujarnya, Selasa (15/9).

100 orang temuan positif TB baru sendiri menyebar hampir di setiap kecamatan ada kasus, rata-rata berada di Sabak Timur, Lambur, Kampung Laut, Dendang dan Mendahara. 

BREAKING NEWS Kondisi Fasha Memburuk Alami Penurunan Fisik, Walikota Jambi Positif Corona

Tes SKB CPNS Sarolangun Selesai, Formasi Dokter Raih Nilai Tertinggi

Tak Punya Uang untuk Nonton Film India, Dua Remaja di Kota Jambi Gasak Toko Ponsel

"Kecuali di Desa Air Hitam, Sungai Tering dan Simbur Naik, tidak ada kasus atau temuan di sana. Penyebabnya apakah laporan belum masuk atau memang tidak ada belum tahu pasti," jelasnya.

Lanjutnya, penambahan kasus baru tersebut masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu di triwulan yang sama hingga Desember jumlahnya sudah mencapai 222an orang positif. 

"Dari jumlah kasus tahun lalu tersebut, angka penyembuhan kasus sendiri terbilang tinggi. Dengan presentasinya di angka kesembuhannya mencapai 80 persen," bebernya.

Lanjutnya, untuk penderita TB sendiri gejala hampir sama dengan gejala covid, karena sama sama menimbulkan gejala sesak napas, batuk dan demam tinggi.

"Jika ciri ciri batuk tersebut terus berlanjut hingga dua minggu berturut, kita menyarankan masyarakat untuk wajib periksa ke puskesmas terdekat," ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin berobat khusus program TB, tidak dipungut biaya dalam artian gratis sehingga masyarakat tidak terbebani dengan biaya. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved