Breaking News:

Positif Corona Jambi Tambah

Pengunjung Perpustakaan Daerah Dibatasi, Diharapkan Menggunakan Aplikasi iPustaka Jambi

Perpustakaan ini sempat tutup selama dua bulan lamanya pada awal kemunculan virus corona dan baru dibuka kembali pada Juni.

tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi perpustakaan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Akibat mewabahnya Covid-19 di Provinsi Jambi pengunjung Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi dibatasi.

Pengunjung diarahkan untuk meminjam buku melalui aplikasi iPustaka Jambi.

Perpustakaan ini sempat tutup selama dua bulan lamanya pada awal kemunculan virus corona dan baru dibuka kembali pada Juni.

Kabid Damkar Kota Jambi Sebut Teralis Besi Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran Ruko di Gang Siku

Tragedi G30S PKI, Ternyata Ini Hasil Otopsi Jasad Para Jenderal Korban Kekejaman dari Pihak Dokter

Dana GDM Bungo Tahap I Baru Cair untuk 10 Desa, Datuk Rio Sebut Pembangunan Pasar Pakai Dana Probadi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, melalui Sekretaris Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, Zulkarnain mengatakan perpustakaan tutup di bulan April hingga Mei.

"Setelah tutup dua bulan, pada Juni kami buka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan sebelum masuk, cek suhu tubuh, wajib masker, dan membatasi pengunjung yang datang," kata Zulkarnain kepada tribunjambi.com melalui jaringan telepon, Selasa (15/9/2020).

Untuk pembatasan pengunjung yang datang selama masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya melakukan pengurangan jumlah kursi yang ada dan mengarahkan orang untuk meminjam melalui aplikasi iPustaka Jambi.

"Sebelum pandemi jumlah pengunjung ke perpustakaan, bisa sampai 300-an pengunjung. Ketika pandemi, kami batasi maksimal 150 pengunjung," ungkapnya.

"Jika memang banyak yang datang karena buku yang dicari pada aplikasi tidak ditemukan, kami akan berlakukan sistem antre. Bagi pengunjung yang sudah lama di dalam perpustakaan, kami minta pengertiannya untuk bergantian dengan pengunjung lain yang sudah antre di lobi," katanya.

Kemudian Zulkarnain menuturkan, selama masa pandemi pengunjung iPustaka Jambi naik drastis.

"Selama 2020 pengunjung di aplikasi awalnya 50-100 orang per hari. Kini setelah ada pembatasan di gedung perpustakaan pengunjung aplikasi menjadi 300-350 pengunjung per hari," ujarnya.

Pihaknya merasa terbantu sekali dengan adanya aplikasi iPustaka Jambi di masa pandemi Covid-19 ini.

Dikarenakan manfaatnya yang sangat besar saat pandemi, koleksi di aplikasi tersebut mulai diperbanyak.

"Dulu di 2019 koleksi buku di iPustaka 1700 koleksi, dikarenakan mulai banyak mendownload aplikasi ini sekarang 2020 koleksi sudah ada kurang lebih 3000 koleksi buku," pungkasnya. (Tribun Jambi/Widyoko)

Penulis: tribunjambi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved