Berita Bungo
Dana GDM Bungo Tahap I Baru Cair untuk 10 Desa, Datuk Rio Sebut Pembangunan Pasar Pakai Dana Probadi
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bungo hingga saat ini dari anggaran Rp 250 juta per tahun yang sudah
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Dana Gerakan Dusun Membangun (GDM) tahun 2020 tahap satu baru dicairkan untuk 10 desa dari 141 desa di Kabupaten Bungo.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bungo hingga saat ini dari anggaran Rp 250 juta per tahun yang sudah direalisasikan baru 10 desa.
Perealisasian sebesar 80 persen untuk tahap pertama itu disebabkan beberapa
• Kabupaten Muaro Jambi Terbanyak Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah dari BSPS
• Terungkap, Satpam Sritex Solo Ternyata Mantan Pilot Tempur TNI AU, Kini Malah Jadi Manajer
• Sudah Ada Pergub, Satpol PP Provinsi Jambi Akan Beri Sanksi Warga yang Tidak Menggunakan Masker
faktor.
"Baru 10 desa yang dicairkan tahap pertama. Itu terkendala khas yang kosong," ujar Taufik Hidayat melalui sambungan telepon kepada awak media, Senin (15/9/2020).
Sementara itu Sabarudin, Kepala Desa Perenti Luweh, Kecamatan Tanah Tumbuh mengaku hingga kini dana tersebut belum juga dicairkan.
"Dana GDM untuk dusun kami kini belum dicairkan," katanya melalui sambungan telepon.
Berkaitan dengan pasar yang diresmikan Bupati Bungo, Mashuri dalam beberapa waktu lalu menggunakan dana pribadinya.
Bahkan untuk mengganti dana yang didahulukan tersebut hingga saat ini belum memberikan mendapatkan keterangan dari pihak dinas PMD.
Dia juga menyampaikan sebagai bahan untuk mencairkan dana tersebut pihaknya sudah menyampaikan bahan laporan.
"Belum ado gambarannya (pencairan)," tandasnya.