Breaking News:

Disperindag Provinsi Jambi Beri Ruang Penukaran Tabung Gas 3 Kg Jadi 5,5 Kg Untuk Masyarakat Mampu

Kemudian, Ani menyebutkan berdasarkan peraturan Keppres nomor 104 bahwa gas 3 kg ini hanya diperuntukan oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah k

Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Provinsi Jambi Ani Rosnifah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi mengatakan, saat ini terjadinya kelangkaan gas 3 kg disebabkan karena tak tepat sasaran. Sehingga, ini menyebabkan susahnya gas di pangkalan.

"Kami lihat memang ada yang salah sasaran, karena saat ini yang menikmati gas elpiji ini juga berpenghasilan menengah ke atas," kata Ani Rosnifah Plt Disprindag Provinsi Jambi, Selasa (15/9/2020).

Kemudian, Ani menyebutkan berdasarkan peraturan Keppres nomor 104 bahwa gas 3 kg ini hanya diperuntukan oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah atau usaha mikro kecil.

Polres Muaro Jambi Melakukan Operasi Yutisi dan Sosialisasi Penggunaan Masker

Sebelum G30S PKI Pecah, Soeharto Dapat Dikiriman Patung, Bu Tien Sampai Dibawa ke Tempat Rahasia

Terzaring Razia Masker di Kota Baru, Pengendara yang Diduga Sebagai Dosen Ini Protes ke Petugas

Namun, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mampu menggunakan gas LPG

Dalam waktu dekat di bulan September ini Disperindag Provinsi Jambi bersama Pertamina akan memberikan ruang kepada masyarakat ekonomi menengah ke atas untuk menukarkan gas 3 kg dengan gas dengan ukuran 5,5 kg.

"Kita mengupayakan ada penukaran gas, silahkan tukarkan gas yang saat ini digunakan oleh masyarakat yang berpenghasilan menengah ke atas," jelasnya.

Kemudian juga, untuk menggalakkan hal tersebut, Disperindag Provinsi Jambi juga memberikan subsidi kepada mereka yang ingin menukarkan gas 3 kg menjadi 5,5 kg.

Ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan menggunakan gas 5,5 kg.

"Kita sudah buatkan surat keputusan gubernur, sekarang kita tinggal menentukan waktu untuk pelaksanaan penukaran gas itu," tambahnya.

Kemudian, Ani berharap ini juga diterapkan di setiap kabupaten kota di Provinsi Jambi. Sehingga nantinya akan dibagikan dengan serentak.
"Stoknya cukup, Pertamina juga memiliki program penukaran langsung, kemudian di kasih uang untuk menambah motivasi masyarakat," sebutnya.

Ani menyebutkan, untuk kategori yang pendapatan menengah ke atas yakni berkisar Rp6 juta ke atas di wilayah perkotaan. Namun untuk pendapat yang menengah ke bawah yakni berkisar Rp 1.000.600 untuk di wilayah kabupaten.

"Kalau PNS kan rata-rata mereka golongan III gajinya sudah cukup tinggi, jadi kita bisa lakukan penukaran langsung," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved