VIDEO: UAS "Bedah" Lengkap Polemik Puan Maharani vs Sumbar, Beri Sindiran Halus Tapi Menohok

Inilah pandangan UAS di ILC bertajuk Sumbar Belum Pancasilais sebagai buntut dari pernyataan Puan Maharani.

Editor: Nani Rachmaini
capture tvone
Ustadz Abdul Somad di ILC Selasa (8/9/2020). 

Tentang masalah ekonomi, kita tahu Bapak Koperasi Indonesia itu Bung Hatta.

Tentang agama, jangan tanya lagi. Orang Minangkabau, represtasi agamanya bukan tingkat nasional, tapi Imam Masjidil Harram. Syeh Ahmad Taufik.

Universitas Alzahar dalam sejarah hanya sekali memberikan gelar Dr HC kepada seoarang ayah yang anaknya juga mendapatkan gelar HC.

Dia adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan ayahnya HAMKA juga mendapat gelar HC dari Al Azhar.

Ekonomi, politik, agama, orang Minangkabau punya.

Bagaimana dengan tentara?

Tentara-tentara Minangkabau tidak dididik di Indonesia. Haji Gobang, Haji Sumanih, Tuanku Nan Receng, mereka adalah tentara yang luar biasa.

Tapi mereka tidak buat negara, melainkan gabung dengan NKRI karena mereka amalkan Persatuan Indoesia.

4. Wilayah keempat Musyarawarah.

Tentang musyawarah, bulek aia di pembuluh, bulek kato di mufakat. Air menjadi bulat kalau lalu di pembuluh, kata bulat kalau ada musyawarah mufakat.

Orang Minangkabau tidak ambil keputusan sendiri dengan kepalanya. Dia tahu mungkin bisa salah khilaf.

Orang Minangkabau ada filosofis tigo tungku sajarangan. Kalau kita memasak ada tungku, tungku ini yang menampung dandang dan merasakan panas api di bawah.

Tigo tungku sajarangan, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai.

Orang Minangkabau berkata, duduk sendiri sampik, duduk basamo lapang.

Duduk sendiri terasa sempit, tapi duduk bersama terasa lapang. Kenapa, karena mereka lebih mengutahaman musyawarah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved