VIDEO: UAS "Bedah" Lengkap Polemik Puan Maharani vs Sumbar, Beri Sindiran Halus Tapi Menohok
Inilah pandangan UAS di ILC bertajuk Sumbar Belum Pancasilais sebagai buntut dari pernyataan Puan Maharani.
1. SIla pertama Ketuhanan YME
Bicara tentang ketuhanan, saya masuk suku Talang, suku anak dalam, suku kubu dan lain-lain, di sana masih ada orang yang tidak bertuhan.
Saya menyaksikan sendiri mereka menggantungkan sendiri kain-kain putih lalu tidak tahu mereka yang disembah. Ada juga suku melayu tua yang belum bertuhan.
Tapi Minangkabau bukan hanya bertuhan, tetapi mereka membuat orang yang tidak kenal Tuhan menjadi kenal Tuhan. B erbicara mengenai sila pertama Ketuhan YME.
Saya sampaikan tausiah di Aceh Simelue, ziarah ke makam tua, orang tua yang sebarkan Islam itu berasal dari Minangkabau.
Saya bertausiah di Palu, Sulteng. Di atas bukti ada penyebar agama juga berasal dair Minangkabau.
Sila pertama Ketuhanan YME dalam Pancasila, maka Minangkabau adalah pembawa suluh di tengah gelap.
2. Sila kedua tentang Kemanusiaan.
Di depan rumah Minangkabau ada rangkiang, tempat menyimpan beras.
Beras itu dibagi-bagi lagi. Ada beras yang dimakan keluarga, tapi juga ada beras yang jadi makanan fakir miskin. Orang Minangkabau paling peduli terhadap kemanusiaan.
Oleh sebab itu, orang Minangkabau membuka rumah makan, mereka tidak menganggap pekerja sebagai kuli yang digaji, tapi dianggap sebagai saudara yang sistem bagi hasil.
Mereka melihat sebagai kemanusiaan sehingga rumah makan berkembang pesat. Hari ini angkat piring, tahun depan bisa jadi punya rumah makan.
3. Tentang Persatuan
Orang Minangkabau amat sangat cukup rukun dan syarat untuk buat negara. Dipolasi tidak ada yang paling hebat dari diplomasi Haji Agus Salim.
Dia berhadap dengan orang Belanda, orang Eropa, berbagai macam bahasa dunia dia kuasai.