BLT Rp 600.000 Tahap Kedua Dijanjikan Cair Pekan Ini, 3 Juta Rekening Pekerja yang Diproses

Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp 600.000 tahap kedua dikabarkan akan cair pekan ini. Penyaluran subsidi gaji karyawan tahap kedua kepada 3 juta pekerja.

Editor: Rohmayana
HANDOVER
SMS notifikasi subsidi gaji pekerja telah cair. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA --  Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp 600.000 tahap kedua dikabarkan akan cair pekan ini.

Publik yang lebih mengenal sebagai bantuan langsung tunai (BLT)  tersebut khusus untuk karyawan swasta bergaji di bawah Rp 5 juta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, penyaluran subsidi gaji karyawan tahap kedua kepada 3 juta pekerja masih dalam proses.

"Batch kedua secara sistem sudah diserahkan. Yang kami butuhkan sekarang adalah penyerahan berita acara dan surat pernyataan bahwa data itu adalah benar adanya, data itu valid.

Itu yang dibutuhkan sebagai dasar kami untuk melakukan meneruskan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)," kata Ida di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Ida memastikan bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per bulan itu akan tetap disalurkan pada pekan ini.

"Jadi kami sedang minta BPJS Ketenagakerjaan untuk melengkapi. Sudah diserahkan secara sistem.

3 juta lebih banyak dari batch pertama. Tinggal kita tunggu tadi surat pernyataan dari BPJS Ketenagakerjaan karena itu sesungguhnya yang diatur dalam peraturan menteri.

Jadi kami ingin kesesuaian dengan aturan main yang ada," ucap dia.

Gideon Tengker Ngamuk Tak Dipertemukan Dengan Sang Cucu Rafatar, Nagita Slavina Ungkap Alasannya

Lansia Perempuan Ini Tewas Dibunuh Keponakan, Gara-gara Ibunya Dihina

Ini Sederet Manfaat Buah Semangka Bagi Tubuh, Mencegah Risiko Kanker hingga Melancarkan Pencernaan,

Menaker menargetkan akhir September 2020, seluruh bantuan subsidi gaji/upah (BSU) kepada 15,7 juta pekerja swasta dan pegawai honorer berpenghasilan di bawah Rp 5 juta selesai disalurkan.

Namun, pemerintah tetap menagih data serta nomor rekening pekerja yang diembankan kepada BP Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan).

"Kita berharap akhir September. Tentu kami sangat berharap kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk mempercepat data nomor rekening dari teman-teman pekerja yang belum menyerahkan. Jadi masih banyak yang belum menyerahkan nomor rekening," ujarnya.

Pemerintah memang memberikan tenggat waktu bagi pekerja yang belum menyerahkan nomor rekening serta pengoreksian kembali data yang dikembalikan BP Jamsostek kepada pemberi kerja hingga 15 September 2020.

"Penyerahaan kita tunggu sampai akhir September. Berharap sekali teman-teman pekerja yang memang sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan memenuhi syarat kami minta untuk menyerahkan nomor rekeningnya," katanya.

Ini Sederet Manfaat Buah Semangka Bagi Tubuh, Mencegah Risiko Kanker hingga Melancarkan Pencernaan,

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) BP Jamsotek mengatakan, jumlah dari target calon penerima BSU 15,7 juta, saat ini telah terkumpul sebanyak 14,2 juta nomor rekening dan telah melalui validasi berlapis sampai dengan tiga tahap.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved