Breaking News:

Berita Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi Imbau Masyarakat Setop Buang Air Besar di Jamban

Pasalnya ini merupakan kebiasaan lama atau tradisi masyarakat yang berada di kawasan pingiran sungai membuang hajar menggunakan jamban.

Tribunjambi/Hasbi
Bupati Muarojambi, Masnah Busro. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Hampir semua pingiran Sungai Batanghari di Kabupaten Muaro Jambi, sebagian masyarakatnya masih memanfaatkan tepian sungai sebagai tempat jamban dan tempat mandi.

Pasalnya ini merupakan kebiasaan lama atau tradisi masyarakat yang berada di kawasan pingiran sungai membuang hajar menggunakan jamban.

Seperti yang disampaikan Bupati Muaro Jambi Masnah Busro hidup sehat dan bersih menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk diterapkan ke masyarakat terutama dalam pemanfaatan sungai.

Toko Jasa Servis Star Elektronik Terimbas Pandemi, Omzet Turun 50 Persen

Sekolah Zona Kuning dan Zona Hijau Boleh Belajar Tatap Muka, Mendikbud Siapkan Kurikulum Darurat

Jaga Transparansi Tahapan Pilkada, KPU Bungo Akan Siarkan Langsung Lewat Medsos

Sehingga pemerintah Muarojambi terus berupaya mensosialisasi agar masyarakat membiasakan mengguakan MCK dan setop menggunakan jamban untuk membuang air besar.

"Karena Kabupaten Muarojambi hampir di kelilingi Sungai Batanghari sehingga banyak masyarakat memanfaatkan pinggiran sungai untuk membuat hajat di jamban baik untuk mandi mencuci piring serta membuang air besar tentu hal ini berdampak tidak bagus bagi kesehatan masyarakat," jelasnya Rabu (2/9/2020).

Ia juga mengatakan pemerintah Kabupaten Muarojambi telah membuat program membuat MCK umum dan sebagian sudah di jalankan namun masih ada sebagian masyarakat memanfaatkan jamban.

"Kita telah berupaya mensosialisasi agar tidak menggunakan jamban dan telah dibentuknya forum Kabupaten Muarojambi sehat menjadi tujuan agar hidup sehat dan bisa memberi pemahaman kepada masyarakat untuk tidak membiasakan diri mencuci mandi dan buang air besar di jamban," tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Muarojambi agar tidak membuang air besar di sungai karena pemerintah Kabupaten sudah membuat MCK di setiap kecamatan dan sudah dipasang sepanduk atau imbauan stop membuang air besar di jamban karena hal ini sangan tidak baik untuk kesehatan.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved