Pilkada di Jambi

Jaga Transparansi Tahapan Pilkada, KPU Bungo Akan Siarkan Langsung Lewat Medsos

Demi menjaga transparansi pelaksanaan tahapan Pilkada Bungo di tengah pandemi Covid-19, maka pendaftaran bakal calon akan disiarkan langsung.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Jambi/Darwin
KPU Bungo undang awak media yang bertugas di Kabupaten Bungo untuk diskusi pelaksanaan tahapan Pilkada Bungo dengan protokol kesehatan, Rabu (2/9/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO- Demi menjaga transparansi pelaksanaan tahapan Pilkada Bungo di tengah pandemi Covid-19, maka pendaftaran bakal calon akan disiarkan langsung.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Bungo di depan awak media.

Dia menyampaikan penyelenggaraan Pemilu pada tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya. Saat ini pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu mempengaruhi susunan acara dan tahapan Pilkada yang harus memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Disamping itu, dia menyebutkan media merupakan pilar demokrasi dan diperlukannya keterbukaan dan transparansi bersama media.

KPU Bungo Wajibkan Patuhi Protokol Kesehatan, Pilkada Bungo di Tengah Pandemi

Pilkada Jambi di Tengah Pandemi, Kesbangpol Ingatkan Pembatasan Massa

VIDEO Nenek 87 Tahun Terkubur Hidup-hidup Selama 3 Hari di Lumpur, Fakta Sebenarnya Terungkap

Pelaksanaan ditengah pandemi sejalan dengan keterbukaan informasi itu maka pelaksanaan pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 4-6 September 2020 mendatang akan disiarkan langsung.

"Saya rasa itu (pendaftaran bakal disiarkan langsung) merupakan bentuk transparansi," katanya.

Siaran langsung yang dimaksudkan itu melalui media sosial facebook dan offline di gedung KPU Bungo untuk disaksikan awak media dan masyarakat yang datang.

Namun tidak menutup kemungkinan hal itu berubah seiring dengan diskusi yang dibangun pada pertemuan tersebut.

"Hanya boleh masuk ruangan saat pendaftaran yaitu pasangan calon, Ketua dan Sekretaris partai politik pengusung dan petugas KPU, Bawaslu," katanya.

Dijelaskannya, apbila salah satu pengurus partai politik tersebut tidak hadir, maka proses pendaftaran tidak dapat dilanjutkan. Akan dilanjutkan setelah semua persyaratan terpenuhi.

Bahkan yang menjadi pembeda dengan sebelum bahwa proses pendaftaran sebelumnya yang diikuti massa pendukungnya ke KPU.

"Tidak ada arak arakan Paslon menuju KPU," ujarnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved