Selidiki Kasus Pembobolan ATM di Kota Jambi, Kasat Reskrim Polresta Jambi Sebut Ada Komplotan Lain

"Kita masih terus melakukan penyelidikan, dan mencari petunjuk untuk mengungkap kasus ini," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Heri Har

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Pegawai Alfamart di kawasan Telanaipura tengah menunjukkan ATM yang dibobol perampok. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satreskrim Polresta Jambi terus menyelidiki kasus pembobolan ATM di ritel Alfamart kawasan Jalan Depati Parbo, RT 11, Lorong Rumbia, Buluran Kenali, Telanaipura, Minggu (30/8/2020) pukul 03.00 WIB.

"Kita masih terus melakukan penyelidikan, dan mencari petunjuk untuk mengungkap kasus ini," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Heri Hariyanto, Selasa (1/9/2020) sore.

Pada aksi pembobolan tersebut, komplotan pelaku yang diduga berjumlah empat orang berhasil menggasak uang senilai kurang lebih Rp 200 juta dari mesin ATM.

Fachrori Nyatakan Siap Mendaftar Sebagai Calon Gubernur Jambi di KPU

Arti Mimpi Membunuh Ular, Ular Hitam, Putih, Kobra, Ular Dalam Rumah, Termasuk Arti Mimpi Digigit

BREAKING NEWS Terpidana Kasus Korupsi Perumahan ASN Sarolangun Ditangkap Kejati Jambi Sore Ini

Tidak hanya itu, sejumlah barang dagangan, yakni, rokok, susu dan parfum yang berada di rak toko Alfamart, turut raib digasak pelaku, akibatnya pihak toko mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp 25 juta.

Aksi pembobolan mesin ATM ini, bukan kali pertama terjadi di Kota Jambi, sepanjang Tahun 2020, sudah terdapat 3 kasus pembobolan.

Yakni, ATM yang berada di kawasan Mayang, Jalan Ir Juanda, Rt 33, Kota Baru yang dibobol pada (8/4/2020) lalu dengan kerugian sekira kurang lebih Rp100 juta.

Kemudian, ATM yang berada di kawasan Jalan Tp Sriwijaya, Beliung, Kotabaru yang dibobol pada (20/6/2020) lalu, dengan kerugian sekira kurang lebih Rp 195 juta.

Hingga terakhir pada mesin ATM yang berada di dalam Ritel Toko Alfamart, di kawasan Jalan Depati Parbo, Rt 11, Lorong Rumbia, Buluran Kenali, Telanaipura, Minggu (30/8/2020) pukul 03.00 WIB lalu.

Kata Suhardi, untuk kasus pembobolan ATM di kawasan Buluran, Telanaipura, Minggu (30/8/2020) tersebut merupakan kelompok yang berbeda dengan tkp yang lainnya.

Hal tersebut terlihat dari modus dan cara kerja yang dilakukan pelaku dalam beraksi.

"Kita duga ini komplotan yang berbeda, kita lihat dari modus dan alat yang digunakan ada perbedaannya, namun semua masih dalam proses pendalaman," papar Suhardi.

Suhardi menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman dan penyelidikan kasus tersebut.

Dia menjelaskan, upaya penyelidikan dan pengungkapan komplotan spesialis pembobol ATM tersebut akn terus dilakukan hingga terungkap.

"Doakan, kita akan selalu berupaya dan terus berusaha mengungkap pelaku ini hingga selesai," tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved