Berita Nasional
Peluang Dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 600 Ribu Masih Besar, Input Rekening Karyawan Diperpanjang
Peluang Dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 600 Ribu Masih Besar, Input Rekening Karyawan Diperpanjang
Sementara, data yang sudah tervalidasi oleh BP Jamsostek sebanyak 11,3 juta pekerja.
"Posisi saat ini sudah terkumpul 14 juta nomor rekening dari target calon penerima 15,7 juta, dan sudah tervalidasi sebanyak 11,3 juta. Selebihnya sedang dikonfirmasi ulang ke pemberi kerja," kata Utoh.
Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, menjelaskan bahwa pekerja penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tidak harus mempunyai rekening di bank-bank milik pemerintah, tetapi rekening yang masih aktif di bank mana pun.
"Bank pemerintah hanya sebagai penyalur bantuan saja, bantuan subsidi upah selanjutnya ditransfer sesuai dengan nomor rekening pekerja penerima," jelas Ida dikutip dari Antara.
Pencairan BLT bantuan BPJS atau bantuan pemerintah lewat rekening ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan dengan total sebesar Rp 2,4 juta, dan dicairkan bantuan BPJS dalam dua tahap pencairan masing-masing sebesar Rp 1,2 juta.
Adapun rincian penyaluran subsidi gaji Rp 600.000 di masing-masing bank penyalur dari total 2,5 juta penerima batch pertama, yakni rekening Bank Mandiri sebanyak 752.168 orang.
Lalu penyaluran BLT BPJS lewat rekening Bank BNI sebanyak 912.097 orang, rekening Bank BRI sebanyak 622.113 orang, dan rekening Bank BTN sebanyak 213.622 orang.
BPJS Ketenagakerjaan menginformasikan bahwa saat ini sudah ada 13,8 juta nomor rekening yang akan menerima BLT Rp 600 ribu dari Pemerintah.
Dari jumlah tersebut, data nomor rekening yang sudah divalidasi mencapai 10,8 juta.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini yang mencakup rekening aktif atas nama para pekerja, sebagaimana tertulis pada keterangan ungguhan akun Instagram @bpjs.ketenagakerjaan.
BLT Rp 600 Ribu untuk pekerja atau yang disebut Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah gelombang pertama telah diberikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (27/8/2020), kemarin.
Pencairan gelombang pertama sebanyak 2,5 juta pekerja peserta BPJAMSOSTEK.
• Mengaku Pegawai Kantor Perpajakan Jambi, PNS Gadungan Ini Tipu Korban Hingga Puluhan Juta
• Lagi-lagi Militer China Berulah hingga Buat India Bereaksi, Mobilisasi Pencegahan Konflik Dilakukan
• Delapan Kelompok Ini Disebut BPS Jadi Pendorong Inflasi Kota Jambi
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta pekerja untuk bersabar karena proses pencairan dilakukan secara bertahap.
Proses pencairan BLT Rp 600 ribu tahap pertama (September-Oktober) dengan total 15,7 juta penerima ini ditarget selesai paling lambat akhir September 2020.
Nantinya, pekerja menerima Rp 1,2 juta dari total Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp 2,4 juta per orang.