Breaking News:

Ditetapkan Status Zona Orange, Belajar Tatap Muka di Tebo Diganti Belajar Daring, Bupati Minta Maaf

Proses belajar mengajar tatap muka untuk siswa tingkat TK, PAUD dan SD diganti Pemerintah Kabupaten Tebo menjadi pembelajaran jarak jauh

Tribunjambi/Aldino
Ilustrasi siswa SD belajar tatap muka 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Proses belajar mengajar tatap muka untuk siswa tingkat TK, PAUD dan SD diganti Pemerintah Kabupaten Tebo menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring).

PJJ untuk sekolah dasar (SD), Taman Kanak kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan dilakukan mulai Senin (31/8/2020) mendatang.

Diberlakukannya kembali PJJ tersebut dikatakan Sukandar, Bupati Tebo karena wilayah Tebo dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Atas itu Sukandar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tebo dengan kondisi saat ini.

BREAKING NEWS Satu Pasien Tanjabbar positif Rapid Test Meninggal Dunia di RS Daud Arif Kuala Tungkal

Dua Desa Harus Melewati Jembatan Bambu Setinggi 6 Meter Agar Bisa Terhubung

Semangat Belajar Meski Dengan Kondisi yang Seadanya, Kisah Pilu Pendidikan Di Kawasan Terpencil

"Tebo masuk zona orange, mohon maaf mulai Senin (31/8/2020) belajar tatap muka TK, PAUD, dan SD tidak lagi belajar tatap muka. Kepada masyarakat Teno saya sampaikan permohonan maaf," ujarnya.

Melanjuti hal tersebut, Sukandar menyampaikan kepada dinas terkait agar segera menyampaikan informasi terkait dilakukannya pembelajaran jarak jauh.

Sebelumnya, pascameninggalnya ST (21), warga RT 32, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir pada Jumat, (21/08/2020) lalu, menyatakan penyebaran virus covid-19 di wilayah Tebo semakin mengkhawatirkan.

ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Jubir Tim Gugus Tugas (TGT) Covid-19 Himawan menyampaikan, sejauh ini tercatat sebayak tujuh warga Tebo positif terpapar virus carona atau Covid-19.

Untuk langkah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, pertama melakukan penyemprotan disinfektan di areal Puskesmas Sungai bengkal, Kecamatan Tebo Ilir dan menghentikan pelayanan satu Minggu awal.

Untuk pelayanan dialihkan ke Puskesmas terdekat Kecamatan Tengah Ilir. Tidak hanya itu, pemerintah daerah segera melakukan peninjauan ulang atas keputusan sekolah yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka.

Heboh Pendaki Temukan Tank MBT Penuh Amunisi di Bukit Golan Israel,

September, SKB CPNS Sarolangun Dilaksanakan di Kota Jambi

Nasehati Atta Halilintar, Maia Estianty Bongkar Penyebab Rumah Tangga Berantakan: Restu Itu Penting

"Kemungkinan diliburkan, saat ini tim TGT Covid-19 Kabupaten, tengah melakukan rapat koordinasi. Kita tunggu saja hasil seperti apa kita sampaikan," ungkapnya.

Lanjut, untuk status pasien yang terpapar virus, empat pasien sudah dinyatakan sembuh, dua orang masih dilakukan perawatan atau isolasi di RSUD STS Tebo dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia.

"Termasuk seorang dokter berinisial AM (32), kontak erat dengan pasien meningal dunia sampai saat ini masih dilakukan isolasi mandiri," tandasnya.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved