Amien Rais Tak Mau Jadi Ketua Umum di Partai Baru, Siapa generasi penerusnya? Dikabarkan Masih Muda
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dikabarkan akan membentuk partai baru. Kabar tersebut muncul setelah Amien Rais hengkang dari PAN.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dikabarkan akan membentuk partai baru.
Kabar tersebut muncul setelah Amien Rais hengkang dari PAN.
Amien Rais dan kawan-kawan sedang melakukan proses pembentukan partai baru.
Partai baru ini dibentuk setelah sudah tidak sejalan dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
Loyalis Amien Rais dan juga salah satu pendiri PAN, Putra Jaya Husein mengatakan, nama untuk partai baru belum diputuskan.
• 6 Pekerja Tambang Timah di Bangka Belitung Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor
• Panglima TNI: Prada MI Hubungi 27 Rekannya, Mengaku sebagai Korban Pengeroyokan
• BMKG Rillis Prakiraan Cuaca Pada Senin Besok, 16 Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrim
"Sudah ada 28 usulan dari daerah dan dibahas oleh tim khusus, bisa dipilih dari salah satu 28 usulan, bisa juga murni berdasarkan aspirasi itu," papar Putra saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/8/2020).
Selain nama partai, kata Putra, persiapan juga dilakukan untuk beberapa hal seperti AD/RT hingga struktur partai politik nantinya.
Namun, Putra tidak dapat menyebutkan sudah berapa persen pembentukan partai baru, yang ditargetkan akan selesai pada Desember 2020.
"Kalau partai itu quality, jadi tidak bisa dia (sebut berapa persen), kalau ide bagaimana? Berapa persen idenya? Tidak bisa," papar Putra.
"Tapi misalnya sudah putus ya udah semua, persiapan deklarasibya berapa persen, bisa dihitung. Artinya deklarasi persiapan sebulan, oh udah minggu ketiga, 50 persen," sambung Putra.
• Amien Rais Bentuk Partai Baru: Disebut Diberi Nama PAN Reformasi hingga Enggan Jadi Ketua Umum
Sebelumnya, Eks Ketua DPP PAN Agung Mozin mengatakan, pembentukan partai politik baru karena Amien Rais sudah tidak sejalan dengan PAN yang dipimpin Zulkifli Hasan pada saat ini.
"Pak Amien sudah mengatakan, kira-kira Desember 2020 (sudah terbentuk partai baru). Untuk namanya belum ada," ujar Agung.
Menurut Agung, partai baru nantinya lahir bukan hanya kecewa dengan PAN, tatapi sesungguhnya sebagai jawaban atas kebutuhan rakyat yang sangat kecewa oleh partai-partai lama yang sudah tidak lagi menyuarakan kepentingan rakyat.
"Kami semua dalam proses mempersiapkan, konsolidasi politik dilakukan di seluruh daerah dan banyak tokoh politik yang ada di pusat maupun di daerah, sudah menyatakan diri akan bergabung dengan partai yang baru yang akan dibentuk kawan-kawan ini," papar Agung.
• Siswa SMP Jasadnya Ditemukan Mengapung di Aliran Sungai, Pelaku Menyerahkan Diri
Tak jadi ketua umum
Amien Rais sendiri disebut-sebut tidak akan menjadi ketua umum partai baru yang akan dibentuknya.
"Pak Amien minta yang muda-muda," kata Putra.
Menurut Putra, Amien yang merupakan pendiri PAN dan saat menjabat sebagai ketua umum, tidak menginginkan posisi tersebut sebanyak dua periode.
• September, Siswa Dapat Internet Gratis 35 GB dan Guru 42 GB Per Bulan, Begini Cara Mendapatkannya
Amien menyerahkan ke generasi penerusnya yakni Soetrino Bachir.
"Pak Hatta Rajasa satu periode, diteruskan Pak Zulkifli dan satu-satunya yang ingin dua periode Pak Zul, tidak regenerasi," papar Putra.
Di sisi lain, Putra menyebut proses pembentukan partai baru sampai saat ini masih dalam proses dan diperkirakan selesai dalam waktu enam bulan sejak Agustus 2020.
"Bikin partai itu kan harus ada platformnya, harus bikin arah perjuangan partainya, kemudian bikin AD/ART-nya, terus susunan kepengurusannya, dan bikin persiapan deklarasinya. Itungan saya 6 bulan paling cepat itu," katanya.
• PKB Lebih Memilih Usung Mantan Menteri Di Pilkada Kota Pasuruan, Ini Alasannya
Berikut fakta-fakta pembentukan Partai baru Amien Rais
1. Dideklarasikan pada Desember 2020
Rencananya, partai baru bentukan Amien Rais itu bakal dideklarasikan pada bulan Desember mendatang.
"Pak Amien sudah mengatakan, kira-kira Desember 2020 (sudah terbentuk partai baru)," papar Agung.
2. Logo Partai Baru Mirip PAN
Agung Mozin juga memberi gambaran tentang logo partai baru bentukan Amien Rais.
Menurut Agung, logo partai baru nanti tidak jauh berbeda dengan logo PAN yaitu berwarna biru serta terdapat matahari putih.
"Namun hal ini akan diputuskan pada waktu yang tepat jika tidak ada perubahan usulan dari semua stakeholder," papar eks Ketua DPP PAN itu.
4. Amien Rais Tidak akan Jadi Ketum
Amien Rais disebut tidak akan menjadi ketua umum partai baru yang akan dibentuknya.
Menurut loyalis Amien Rais dan juga salah satu pendiri PAN, Putra Jaya Husein, Amien Rais tidak menginginkan posisi tersebut sebanyak dua periode.
Amien menyerahkan ke generasi penerusnya yakni Soetrino Bachir.
"Pak Hatta Rajasa satu periode, diteruskan Pak Zulkifli dan satu-satunya yang ingin dua periode Pak Zul, tidak regenerasi," papar Putra saat dihubungi, Jakarta, Rabu (26/8/2020).
• Kembali Catat Rekor Penambahan 3.308 Positf Covid-19, Total Sudah 169.195 Orang Terpapar
Untuk posisi Ketua Umum, PAN meminta diisi oleh yang muda.
"Pak Amien minta yang muda-muda," kata Putra.
5. Alasan Amien Rais Bentuk Partai Baru
Agung mengungkap alasan Amien Rais membentuk partai baru.
Amien menilai PAN yang ini dirikan, saat ini sudah tidak sesuai denghan tujuan awal pembentukan PAN.
Untuk itulah, menurutnya, semua loyalis Amien Rais sepakat adanya perubahan.
Itu yang menjadi alasan pembentukan partai baru.
"Alasannya, argumentasi mereka (loyalis Amien Rais,-Red), bahwa kalau bicara PAN itu adalah Amien Rais, dan kalau bicara Amien Rais itu adalah PAN."
"Jadi rohnya PAN itu ada di Amien Rais. Kemudian kalau bicara reformasi, ya Amien Rais saja. Itu dari sisi persepsi luar," kata Agung. (*)
Sebagaian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Amien Rais Bikin Partai Baru: Sudah Ada 28 Usulan Nama, Rencana Deklarasi Desember 2020,
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi