Breaking News:

Bantuan Pemerntah saat Corona

2.800 UMKM di Batanghari Terdata Sebagai Calon Penerima BLT

Bantuan ini merupakan program dari Pemerintah Pusat, sebagai langkah mambantu pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil.

Tribunjambi/wahyu
Ilustrasi UMKM dodol 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari masih membuka peluang pendaftaran bagi para calon penerima bantuan langsung tunai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Bantuan ini merupakan program dari Pemerintah Pusat, sebagai langkah mambantu pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan menengah, Perindustrian dan Perdagangan Batanghari, Syafe'i saat dikonfirmasi mengatakan, pendaftaran bagi calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM di Batanghari, sampai saat ini masih berlangsung.

Tak Ada Petugas Pemakaman Pasien Rapid Test yang Meninggal, Kapolres Tanjabbar Jadi Petugas Dadakan

Ingat Sosok Purie Andriani Eks Mahadewi? Kini Berhijab, Rekan Duet Tata Janeeta Hamil Anak Ketiga

Ini Jadwal Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Terhadap Manusia

"Untuk saat ini, total sementara data UMKM yang telah di ajukan Dikoperindag kepada Pemerintah apusat mencapai 2.800 UMKM. Jumlah pengajuan itu, kemungkinan masih akan bertambah, mengingat Pemerintah Daerah setempat masih membuka pendaftaran bagi UMKM yang ingin turut serta sebagai calon penerima BLT UMKM," ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Dilanjutkan Syafe'i, untuk pendaftaran BLT UMKM sendiri akan di buka sampai minggu pertama di bulan September, nantinya data dari pendaftar akan di input dan selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat. Hal ini dilakukan guna untuk dilakukan validasi data penerima.

"Nantinya data pelaku usaha mikro yang layak menerima akan di tentukan langsung oleh Pemerintah Pusat, guna membantu modal usaha dari para UMKM ditengah pandemi Covid-19. Proses pencairan dana bantuan itu pun dilakukan dengan sistem non tunai atau ditransfer ke rekening penerima, yang nantinya sebesar Rp 2,4 Juta," pungkas Syafe'i.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved