DEBAT Seru Rocky Gerung dan Staf Kominfo, Bawa-bawa Nama UAS, Haikal Hassan, Sindir Gelar Profesor
Debat seru melibatkan Rocky Gerung dengan Staf Menkominfo yang diwakili Henry Subiakto. Perdebatan kedua akademisi tersebut sangat seru
TRIBUNJAMBI.COM- Debat seru melibatkan Rocky Gerung dengan Staf Menkominfo yang diwakili Henry Subiakto.
Perdebatan kedua akademisi tersebut sangat seru sebagai sesama narasumber di salah satu tayangan statiun TV swasta.
• AS Terobos Zona Terlarang di Laut China Selatan, Beijing Sampai Hilang Kesabaran dan Buat PLA Murka
• DAFTAR 4 Bank Sudah Cairkan Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta, Bank Swasta Bagaimana? Kata Kemnaker. . .
Seperti biasa, Rocky selalu menyampaikan kritik pedasnya pada pemerintah.
Namun kali ini, dua narasumber yang beradu argumen dengan Rocky memberikan balasan menohok kala Rocky semena-mena menggiring asumsi.
Narasumber pertama yakni Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Henry Subiakto, yang terlibat perdebatan dengan Rocky Gerung.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dalam tayangan Dua Sisi di TVOne, Kamis (27/8/2020).
Awalnya Rocky Gerung tengah membahas temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait dana pembiayaan influencer senilai Rp 90,45 miliar.
Ia menilai penggunaan jasa influencer itu adalah untuk menutupi ketidakmampuan pemerintah dalam menyosialisasikan programnya.
• Dandim 0419/Tanjab Beri Bantuan ke Korban Kebakaran
• Daun Kemangi Ternyata Punya Manfaat untuk Kesehatan, Ini Deretan Khasiatnya, Tak Hanya Untuk Lalapan
• Nasabah BNI Paling Banyak Terima, Kapan Rekening Bank Swasta? Ini Kata Pemerintah Soal Pencairan BLT
Henry Subiakto lantas membantah tuduhan Rocky Gerung tersebut."Saya yang tahu persis persoalan dana itu karena saya di Kementerian. Tidak ada yang namanya influencer di Kementerian saya," sanggah Henry Subiakto.
Ia menegaskan pihaknya tidak pernah membayar tokoh-tokoh influencer untuk melakukan komunikasi publik.
Henry mengakui dirinya pernah menggunakan jasa influencer, tetapi tidak dibayar.
"Terus terang saya pakai influencer di sini, tapi saya enggak bayar.
"Saya pakai Ustaz Abdul Somad, saya pakai Ustaz Haikal untuk menyuarakan kepentingan waktu itu adalah supaya Idul Fitri tidak perlu mudik," paparnya.
Selain itu, ada pula sosok tokoh besar yang disebut mengajak selebriti-selebriti untuk membantu kampanye pemerintah.
Meskipun begitu, ada temuan ICW bahwa Kemenkominfo menyediakan anggaran Rp10,83 miliar untuk influencer.