Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

AS Terobos Zona Terlarang di Laut China Selatan, Beijing Sampai Hilang Kesabaran dan Buat PLA Murka

AS Terobos Zona Terlarang di Laut China Selatan, Beijing Sampai Hilang Kesabaran dan Buat PLA Murka

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Amerika Serikat di Laut China Selatan
Ilustrasi - Armada kapal perang AS di Pasifik 

TRIBUNJAMBI.COM - Konflik antara China dan Amerika Serikat semakin memanas, bahkan kedua sampai berseteru di perairan Laut China Selatan.

Terbaru militer China mengusir kapal perusak AS dari perairan teritorial di Laut China Selatan.

Melansir Global Times, Sabtu (29/8/2020), Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) pada hari Kamis mengusir kapal perang AS yang masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di Kepulauan Xisha di Laut China Selatan.

Kapal perang AS melintas di dekat zona latihan militer China yang sedang berlangsung, ketika laporan menampilkan rudal balistik anti-kapal yang diluncurkan.

USS Mustin, sebuah kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS, masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di Kepulauan Xisha di hari tersebut.

Filipina Jadi Kompor di Tengah Konflik Sebut Jika China Serang Angkatan Lautnya, Langsung Panggil AS

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini

Ingat Diah Permatasari? Terkenal saat Perankan Si Manis Jembatan Ancol, Hingga Kini Tetap Awet Muda

Sementara Komando Teater Selatan PLA mengirim angkatan laut dan udara untuk melacak, mengidentifikasi dan memperingatkannya pergi, kata Kolonel Senior Li Huamin, juru bicara Komando Teater Selatan PLA pada Jumat (28/8) pagi.

AS mengabaikan aturan hukum internasional, berulang kali menimbulkan masalah di Laut China Selatan, menjalankan hegemoni navigasi atas nama "kebebasan navigasi".

AS secara serius juga telah merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan China, dan menyabotase parah tatanan navigasi internasional di Laut China Selatan, kata Li.

China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas pulau-pulau di Laut China Selatan dan perairan yang berdekatan di wilayah tersebut.

Sama dengan Berpuasa Sepanjang Tahun, Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Lengkap Bacaan Arab/Latin

Reaksi Tak Terduga Atta Halilintar Saat Ditanya Soal Restu Krisdayanti Ibu Aurel, Astaghfirullah

4 Penyebab Rekening Anda Belum Ditransfer Rp1,2 Juta BLT Tahap I, Kapan Pencairan di Bank Swasta?

Pasukan komando selalu waspada tinggi untuk dengan tegas melindungi kedaulatan nasional dan menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Laut China Selatan, kata Li.

Pakar militer yang berbasis di Beijing Wei Dongxu, dikutip Sosok.ID dari Global Times, mengatakan bahwa PLA memiliki kemampuan yang kuat dalam menjaga kedaulatannya di Laut China Selatan, termasuk kemampuan pemantauan laut dan udara yang komprehensif dengan peralatan seperti pesawat patroli.

Begitu kapal perang AS terlihat melakukan tindakan provokatif termasuk berlayar di dekat pulau dan terumbu karang China, PLA dapat mengirim peringatan dan menggunakan kapal perusak atau fregat untuk mengusirnya, kata Wei.

Reaksi Baim Wong Disorot, Blak-blakan Pemuda Asal Palestina Sebut Jakarta Surga Dibanding Gaza

Konten Youtube Ngak Ngapa-Ngapain Diapresiasi Sandiaga Uno, Didit : Senang Banget

BLT Tahap I Rp 1,2 Juta Sudah Cair di Rekening 4 Bank Ini, yang Lain Tertunda Kata Kemnaker

Lebih lanjut, ungkap Wei, menghadapi provokasi militer AS yang berulang, PLA dapat menggagalkan semuanya.

"Kami mendesak AS untuk menghentikan tindakan provokatif semacam ini, untuk secara ketat mengelola operasi militer laut dan udara dan secara ketat menahan pasukan garis depannya, untuk menghindari kecelakaan," kata Li.

Menurut pemberitahuan pembatasan navigasi yang dikeluarkan oleh Administrasi Keselamatan Maritim Hainan pada 21 Agustus, PLA mengadakan latihan di Laut Cina Selatan di daerah antara Pulau Hainan Cina Selatan dan Kepulauan Xisha.

Pulau Xisha
Xinhua via Global Times
Pulau Xisha
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved