Breaking News:

Permintaan Obat Radang Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Permintaan jenis obat di masa pandemi Covid-19 agak bergeser dari masa sebelumnya. obat yang banyak di cari adalah chloroquin, amlodipin

Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI/STEFANI
Suasana di apotek KDA Payo Selincah, Kamis (27/08/2020). Terjadi peningkatan permintaan obat dan vitamin di masa pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Permintaan jenis obat di masa pandemi Covid-19 agak bergeser dari masa sebelumnya.

Ade Wahyu, koordinator Apotik KDA cabang Payo Selincah, menyebut sejak awal Covid-19 di Jambi sekitar Maret, obat yang banyak di cari adalah chloroquin, amlodipin (obat tensi) dan Paracetamol (obat demam).

Chloroquine merupakan jenis obat yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi malaria. Permintaannya sempat melonjak sejak didengungkan bisa mengatasi virus corona.

Omzet Pedagang Kue Saat Pandemi Covid-19 Turun Drastis

Danang Bikin Alat Cuci Tangan Tanpa Harus Pegang Keran Air

Download Lagu MP3 Sholawat Nissa Sabyan dan Habib Syech Full Album, Ada Video Religi Terbaru Nonstop

"Untuk saat ini obat yang di cari masyarakat juga tidak beda jauh dengan bulan Maret, hanya saja untuk penambahannya adalah obat antibodi, vitamin, dan deksametason (obat radang)," ujarnya Kamis (27/08/2020)

Dia menyebut saat ini ada obat yang penjualannya dibatasi, yaitu Deksametason. Hal ini karena persediaan barang menipis.

“Biasanya obat ini dapat dibeli masyarakat satu kotak, sekarang sudah dibatasi menjadi setengah kotak," sambungnya.

Obat dapat dikategorikan berdasarkan kualitasnya menjadi dua, yaitu obat paten dan generik.

Lahan Eks Angso Duo Sampai Kini Masih Terbengkalai, Sekda Sudirman: Butuh Waktu dan Proses Panjang

Hobi Guru SMP di Kota Jambi Ini Jadi Tambahan Penghasilan di Tengah Pandemi

Warga Desa Muarojambi Resah Akibat Polusi Udara dari Debu Batu Bara

Saat Covid-19 seperti ini obat yang susah didapatkan atau persediaan barang mulai menipis akan dibatasi penjualannya, baik obat paten maupun generik.

Obat generik persediaannya masih normal. Hanya jenis obat deksametason yang dibatasi, karena persediaan menipis. (TribunJambi/Stefani)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved