Breaking News:

Berita Sarolangun

Deteksi Dini Covid-19, Ratusan Swab Tenaga Kesehatan RSUD Sarolangun Dikirim ke Universitas Andalas

Untuk mengetahui para pegawai terbebas dari Covid-19, pihaknya langsung melakukan uji deteksi dini Covid-19 melalui Universitas Andalas (Unand), Sumat

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Uji swab pegawai RSUD Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Ratusan tenaga kesehatan di RSUD Sarolangun dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan uji swab.

Untuk mengetahui para pegawai terbebas dari Covid-19, pihaknya langsung melakukan uji deteksi dini Covid-19 melalui Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat yang merupakan rujukan nasional untuk pemeriksaan Covid-19.

Di sini, pemeriksaan dini Covid-19 tidak perlu menunggu hingga beberapa hari, tetapi cukup dengan hitungan jam hasil sudah dapat dilihat.

Kelamaan Tidak Masuk Sekolah, Siswa di Lombok Akhirnya Menikah Dini

Cair Besok, Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Serahkan Rekening Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan

Begini Pecahan Keramik Zaman Dinasti Tang Hingga Senjata Kompeni yang Ditemukan Warga Rantau Rasau

"Melalui laboratorium kesehatan Universitas Andalas, Padang. Dengan kerja yang sangat cepat, hasil tidak perlu menunggu beberapa hari untuk mengetahui hasil swab," kata Direktur RSUD Sarolangun, dr Bambang, Rabu (26/8/2020).

Pihaknya melakukan hal itu kepada semua pegawai atau tenaga kesehatan selain mengetahui penyebaran di lingkungan rumah sakit.

Tetapi juga menjalankan instruksi dari pemerintah pusat bahwasanya pelayanan kesehatan harus berhati-hati dengan melakukan uji swab.

Diterangkannya, dan dari seluruh rumah sakit yang ada di Provinsi Jambi, baru RSUD Sarolangun yang melakukan deteksi dini wabah Covid-19 pada para pegawainya.

"Alhamdulilah semuanya negatif, dari keseluruhan tenaga kesehatan tidak ada yang menolak untuk di rapid test," katanya.

Menurutnya, sekitar 80 persen tenaga kesehatan dan pegawai sudah dilakukan deteksi dini Covid-19.

"Sisanya akan dilakukan menyusul semoga memang RS betul-betul aman dari wabah Covid-19," katanya.

Meski demikian, sistem protokol kesehatan di RSUD Sarolangun masih diterapkan secara ketat kepada para pengunjung.

"Dengan melakukan screning dini, apabila pengunjung mencurigakan dilakukan rapid test," ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved