Breaking News:

Simpan Sabu di Dalam Bra, Nenek 78 Tahun di Jambi Dituntut Lima Tahun Penjara

Rahmatia alias Nenek Mince (78) dituntut lima tahun penjara oleh jaksa penuntut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dalam kasus penyalah gunaan narkotika.

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi Narkoba 

Simpan Sabu di Dalam Bra, Nenek Mince Dituntut Lima Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rahmatia alias Nenek Mince (78) dituntut lima tahun penjara oleh jaksa penuntut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dalam kasus penyalah gunaan narkotika jenis sabu.

Selasa (25/8/2020) ia dijadwalkan menjalani sidang putusan. Namun sidang ditunda karena putusan terhadap terdakwa belum siap, "Ditunda, putusannya minggu depan," kata jaksa Zuhdi.

Di persidangan sebelumnya jaksa menuntut terdakwa bersalah sebagai mana dalam dakwaan kedua yakni pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain dituntut pidana penjara selama lima tahun, jaksa juga menuntut terdakwa dengan denda senilai 800 juta rupiah subsidair enam bulan penjara.

Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 7 Orang, 153 Orang Tunggu Hasil Swab

Bocah 9 Tahun di Kerinci Ditinggal Orangtuanya bersama Surat Wasiat

Nenek Mince ditangkap pada Senin 10 Februari 2020 bersama rekannya Sisilia yang kini menjalani proses hukum dengan berkas perkara yang terpisah.

Senin 10 Februari 2020 terdakwa bersama rekannya Sisilia berangkat dari Desa Bungku, Kecamatan Batanghari menuju Pulau Pandan.

Di sana terdakwa menemui Nurhidayah yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang. Terdakwa dan temannya itu membeli narkotika jenis sabu senilai 1,2 juta rupiah.

Dalam dakwaan terdakwa juga disebutkan bahwa Nenek Mince juga menggunakan sabu bersama rekannya Sisilia. Sementara sisanya ia simpan di dalam bra yang dikenakannya.

Namun saat perjalanan hendak pulang ke Desa Bungku, terdakwa yang mengendarai sepeda motor dihentikan oleh pesonel kepolisian dari Polda Jambi saat melintas tepat di depan Masjid Ar Raudhoh, Telanaipura.

Saat turun dari sepeda motor, paket narkotika jenis sabu yang ia simpan di dalam branya terjatuh. Ia kemudian ditangkap dan diproses secara hukum.

Hasil pemeriksaan BPOM Jambi, barang bukti yang diamankan dari terdakwa menganddung metafetamin (bukan tanaman) yang terdaftar dalam Narkotika golongan I Nomor 61 pada lampiran Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Rama, penasehat hukum terdakwa mengatakan dalam pembelaannya ia berharap agar hukuman kliennya diringankan mengingat kondisi usianya yang sudah tua, "Kita minta diringankan karena terdakwa sudah tua," pungkasnya. (Dedy Nurdin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved