Breaking News:

Berita Bungo

Geger, Warga Jujuhan Bungo Temukan Mayat Pria di Pondok Kebun Karet

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat yang bernama Sidul (60) itu pertama kali ditemukan oleh Samsidar (55) yang hendak menyadap karet.

Tribunjambi/darwin
Mayat pria di sebuah pondok di kebun karet warga di Bungo tengah dievakuasi oleh tim medis. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Sesosok mayat pria ditemukan warga Dusun Rantau Panjang, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo di sebuah kebun karet, Senin (24/8/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat yang bernama Abdul Hasmi (69) itu pertama kali ditemukan oleh Samsidar (55) yang hendak menyadap karet. ( penemuan mayat )

Samsidar mengatakan kecurigaannya bermula saat mencium aroma tidak sedap. Kemudian dia mencarinya hingga menuju sebuah pondok yang diketahui tempat tinggal korban.

Sel Tahanan Tak Layak Diduga Penyebab Kaburnya Sembilan Tahanan BNNP Jambi

KALA Rakyat Sangat Rindu Presiden dari Kalangan Tentara, Siapa Sosok yang Pas Gantikan Jokowi

Bawaslu Tanjabbar Temukan Perjokian di Beberapa Kecamatan Saat Coklit Pilkada 2020

“Saya mau nyadap karet, kami mencium aroma bau tidak sedap, kami lihat bedeng tempat tinggal Sidul tertutup dan kami buka,” ungkapnya.

Saat dibuka, dia melihat Hasmi terbujur kaku dan mengeluarkan bau tak sedap.

Atas penemuan itu Samsidar melaporkannya ke suami dan dilaporkan ke pemerintahan dusun (desa).

Adanya penemuan mayat itu dibenarkan Kepala Desa Rantau Panjang, Abdul Razid yang mengatakan mayat ditemukan di pondok kebun daerah Payo Ujo, Dusun Rantau Panjang.

“Kami laporkan ke pihak Polsek Jujuhan. Tidak berapa lama pihak Polsek Jujuhan langsung ke tempat kejadian perkara,” kata Abdul Rasid.

Jenazah itu lalu dievakuasi ke pemukiman hingga berjarak dua kilometer.

Menurutnya, korban itu diduga telah meninggal dunia tiga hari lamanya. Sebab bau tidak sedap telah ditimbulkan.

“Diperkirakan sudah tiga hari. Sudah mulai membusuk. Kami harap bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya untuk datang ke Rantau Panjang, karena korban hanya sendirian di bedeng," tandasnya.

Proses evakuasi jenajah itu dengan memenuhi protokol kesehatan dengan alat pelindung diri lengkap.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved