Breaking News:

Kisah Devi, Bocah Kulon Progo, Berjuang Demi Tak Ketinggalan Pelajaran Dimasa Pandemi

Kemudian Devi diasuh oleh neneknya bernama Suratinem (70) karena ayah kandungnya sudah tidak menafkahi Devi sejak berusia 2 bulan.

ist
Devi Noviyanti mencoba handphone baru pemberian dermawan untuk membantunya dalam menjalankan belajar online 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi kalangan yang bermukim di daerah perbukitan yang sangat sulit mengakses jaringan internet.

Kondisi tersebut dialami oleh Devi Noviyanti (10) seorang siswi kelas IV di SD Negeri Jetis Kulon Progo.

Namun kedua kakaknya tinggal bersama ayah kandung Devi di Cianjur

Imbas Kurangnya Pabrik Kelapa Sawit Tauke Kejar Harga Tertinggi

Pisah Sambut Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi dan AKBP Trisaksono Ikuti Pedang Pora

Provinsi Jambi Masih Kekurangan Pabrik Kelapa Sawit

Kemudian Devi diasuh oleh neneknya bernama Suratinem (70) karena ayah kandungnya sudah tidak menafkahi Devi sejak berusia 2 bulan.

Sedangkan ibu kandung Devi sudah meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

Devi dan Suratinem tinggal di Padukuhan Kaliwingo, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Akses jalan untuk menuju ke rumah mereka juga cukup sulit karena belum beraspal.

Selain itu sulitnya untuk mengakses jaringan internet saat berada di rumahnya.

Kondisi rumah yang mereka tinggali juga cukup sederhana dengan dinding dari kayu dan beralaskan tanah.

Sebelumnya agar cucu kesayangannya tetap bisa mengikuti pelajaran sekolah di tengah pandemi Covid-19, Suratinem rela berjalan kaki beberapa kilometer untuk mengambil dan menyerahkan tugas sekolah cucunya karena belum memiliki handphone untuk pembelajaran jarak jauh.

Halaman
12
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved