Breaking News:

PPP Berubah Haluan, Evi Suherman Sebut Fadil Tidak Kooperatif

PPP sempat mengeluarkan surat tugas kepada salah satu calon Bupati Batanghari yakni Muhammad Fadhil Arief untuk Pilkada tahun 2020 ini.

Tribunjambi/Zulkifli
Evi Suherman Ketua Fraksi PPP Berkarya DPRD Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAMBI, MUARO BULIAN - PPP sempat mengeluarkan surat tugas kepada salah satu calon Bupati Batanghari yakni Muhammad Fadhil Arief untuk Pilkada tahun 2020 ini.

Surat tugas tersebut dikeluarkan pada tanggal 25 Februari lalu dan hal itu juga dibenarkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Evi Suherman.

Namun belakangan ini, berkat informasi yang beredar usungan PPP tersebut katanya berubah haluan. Dimana PPP bukannya mengusung Fadhil, melainkan akan mengusung Hj. Yunninta Asmara, SH - H. Muhammad Mahdan, S. Kom untuk menjadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari.

Pemprov Jambi Menyiapkan Langkah Strategis Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19

Baru Pulang dari Kota Bandung, Dua Warga Muarojambi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sindir Pemerintah Tebo, Pemuda di Muara Tabir Gelar Upacara HUT RI ke 75 di Jalan Lumpur

Artinya dengan hal itu, Fadhil terancam tidak akan mendapat usungan dari partai berlambang Kabah tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Evi Suherman saat dikonfirmasi pada Selasa (18/8/2020) mengatakan bahwa memang awalnya PPP memberi surat tugas kepada Fadhil akan tetapi itu belum final.

"Itu belum final, dalam surat tugas juga diminta untuk memenuhi beberapa syarat. Selain itu, Fadhil dinilai oleh DPP tidak kooperatif. Beliau tidak menjalin komunikasi yang baik dengan kader," ujarnya.

Sementara Yunninta, dinilai DPP PPP menjalin komunikasi yang baik dengan kader PPP.

"Yunninta menjalin komunikasi yang baik. Dalam waktu dekat, satu atau dua hari ini, PPP akan mengeluarkan SK kepada siapa nantinya akan memberi dukungan," pungkas Evi Suherman.

Untuk diketahui, Fadhil telah mendapat surat rekomendasi dari Partai Nasdem pada 12 Maret 2020 lalu. Akan tetapi untuk persyaratan pendaftaran pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batanghari minimal 7 kursi di DPR. Sementara itu, untuk Nasdem sendiri berjumlah 4 kursi. Jika memang benar PPP tak mengusung Fadhil, artinya Fadhil belum mencukupi persyaratan usungan parpol.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved