Breaking News:

Prabowo Disebut Berkhianat ke PA 212 untuk Gabung Pemerintah Jokowi, Jubir: Menjaga Persatuan Bangsa

Bentuk berkhianat yang dimaksudkan oleh Slamet Maarif adalah dengan bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni sebagai menteri

Editor: Tommy Kurniawan
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto 

TRIBUNJAMBI.COM - Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan tanggapan terkait pernyataan dari Ketua PA 212, Slamet Maarif.

Dilansir TribunWow.com dalam acara Sapa Indonesia Malam 'KompasTV', Senin (10/8/2020), Slamet Maarif sebelumnya mengatakan bahwa satu di antara alasannya tidak akan lagi mendukung prabowo adalah karena berkhianat.

Bentuk berkhianat yang dimaksudkan oleh Slamet Maarif adalah dengan bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni sebagai menteri pertahanan

"Artinya untuk 2024 kalau seorang negarawan akan mempertimbangkan itu (kepentingan rakyat daripada kepentingan penguasa), kan Pak Prabowo sudah meninggalkan kita semua dengan bergabung dengan pemerintah," ujar Slamet Maarif.

Angela Gilsha Mendadak Ingin Jadi Petani Setelah Rasakan Hal Ini, Menyesal Terjun di Entertain?

Gara-gara Istri Tolak Bercinta, Seorang Suami di Lampung Ngamuk hingga Bunuh Bayi Kandungnya

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Komnas Perlindungan Anak tak Setuju Uji Coba Belajar Tatap Muka

Kabar Baik! Selain Pegawai Swasta, Pegawai Pemerintah Non-PNS Juga akan Terima Rp600 Ribu Tiap Bulan

Namun menurut Dahnil Anzar, keputusan Prabowo gabung pemerintahan bukan lantas berkhianat terhadap PA 212, termasuk para pendukung lainnya.

Dirinya pun memastikan bahwa Prabowo tetap tidak akan melupakan pengorbanan para pendukungnya di kontestasi Pilpres 2019, ataupun bahkan 2014.

"Saya mau tegaskan Pak Prabowo tidak pernah berkhianat meninggalkan pendukung," ujar Dahnil Anzar.

"Beliau juga tidak pernah lupa dengan para pendukung yang bersusah payah, bercucuran darah ketika masa-masa kontestasi," jelasnya.

Menurut Dahnil Anzar, Ketua Umum Partai Gerindra itu dinilai justru mengambil keputusan yang terbaik.

Dikatakannya bahwa dengan masuknya Prabowo di kubu pemerintahan, maka setidaknya dapat meredam suasana masyarakat Indonesia yang sempat memanas.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved