Breaking News:

Kontroversi 'Makan Gratis' Kepala Dinas, Dewan Minta Bupati Masnah Ganti Kadisdik Muarojambi

Beredarnya surat edaran Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Muarojambi yang jadi kontroversi ikut mendapat komentar dari DPRD Muarojambi.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Jambi/Hasbi Sabirin
Ulil Amri, Fraksi PAN DPRD Muarojambi 

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI-Beredarnya surat edaran Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Muarojambi yang jadi kontroversi ikut mendapat komentar dari Komisi I DPRD Muarojambi.

Ulil Amri anggota DPRD Muarojambi Komisi I yang membidangi pendidikan mengaku kecewa dengan kebijakan yang diambil Plt Kadisdikbud Muarojambi Suriadin.

"Saya merasa kecewa dengan informasi tersebut, kebijakan yang dinilai mencoreng nama pemda Muarojambi," jelasnya, Senin (10/8/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Muarojambi Akui Keluarkan Kebijakan Kontroversi, Akhirnya Minta Maaf

Selangkah Lagi, Pemuda Asal Merangin ini Bakal Perkuat Timnas Indonesia U-16

Ia menilai diantara banyak OPD di lingkungan Pemkab Muarojambi, Dinas Pendidikan disebut-sebut sebagai dinas yang paling tidak maksimal dalam menyerap aspirasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan di Kabupaten Muarojambi.

"Seharusnya selaku Plt Kadis memikirkan dan membuat kebijakan dengan hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Pendidikan di tengah pandemi Covid-19," kata Ulil Amri.

Untuk diketahui sejak 2018 hingga sekarang jabatan kadisdik Muarojambi dijabat oleh Plt. 

"Sejak saya mundur dari kadis pendidikan tahun 2018 lalu sampai sekarang masih Plt juga, yang pertama itu setahun lebih, dan Plt sekarang merangkap jabatan, BKD sekaligus Diknas, jadi bagaimana mau optimal," kata Ulil Amri.

Ia meminta kepada Bupati Muarojambi, Masnah Busro segera mengganti Plt ini dan supaya segera diangkat kadis secara definitif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Segera dilaksanakan lelang jabatan, jangan ditunda tunda lagi, termasuk mendifinitifkan pejabat eselon 3 eselon 4 dan jabatan fungsional yang statusnya Plt," tegas Ulil Amri.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Muarojambi, Suriadin mengakui dirinya menandatangani surat edaran tertanggal 15 juli 2020 dengan nomor surat 028/998/Disdikbud/2020. yang jadi kontroversi.

Kasus Covid-19 Bertambah Jadi 5 Orang, Cek Endra Akan Perketat Pengawasan di Perbatasan

Cegah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Posko Pengawasan di Perbatasan Jambi Akan Kembali Diaktifkan

Dalam surat edaran yang dikeluarkan, pihaknya meminta agar kantin di Dinas Pendidikan Muarojambi menjaga kebersihan lingkungannya. Bukan hanya itu, pihak kantin juga diminta ikut membayar biaya listrik dan biaya PDAM.

Yang jadi polemik terdapat pada point ketiga pihak kantin diminta untuk berpartisipasi untuk konsumsi kepala dinas dan tamu kepala dinas.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved