Putus Penyebaran Klaster Corona
Kasus Covid-19 Bertambah Jadi 5 Orang, Cek Endra Akan Perketat Pengawasan di Perbatasan
Hingga hari ini, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sarolangun terkonfirmasi dan bertambah menjadi lima orang.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Hingga hari ini, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sarolangun terkonfirmasi dan bertambah menjadi lima orang.
Kelima pasien masih dalam perawatan di RSUD.
Penambahan pasien ini sendiri rerata pasien dari luar daerah Sarolangun seperti pelajar dan pekerja di perusahaan.
Bupati Sarolangun, Cek Endra mengaku mengatakan tidak menutup kemungkinan jika akan mengaktifkan kembali tim gugus tugas di perbatasan untuk memperketat pengawasan penyebaran Covid-19.
• Tanpa Gejala, Santri di Pondok Pesantren Sarolangun Positif Covid-19
• Cegah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Posko Pengawasan di Perbatasan Jambi Akan Kembali Diaktifkan
"Saya melihat kebanyakan pasien dari luar daerah semua. Mungkin di perbatasan antara Sumatera Selatan masuk ke Sarolangun dan provinsi akan kita pertimbangkan untuk dibuka lagi pengecekan kepada warga yang datang ke Sarolangun," ungkapnya, Senin (10/8).
Dengan adanya klaster atau pasien positif dari luar daerah, pihaknya juga akan memperketat pada perusahaan yang mempekerjakan orang yang berasal sari luar daerah.
Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Universitas Andalas, Sumateta Barat untuk melakukan uji swab secara cepat dan biaya yang murah.
"Sudah bekerjasama dengan Andalas Padang, untuk swab sendiri dan lebih cepat dan murah. Dokter sendiri sudah berangkat dan bertemu Gubernur Sumatera Barat dan siap bantu kita," ujarnya. (Yan)