Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Komunitas

Penari Lintas Community, Komunitas di Bungo Bersemboyan 'Saudara Tak Mesti Sedarah'

Mendengar komunitas khususnya dengan nama penari sebagian besar berpikir tentang aktivitas seni, menari.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Foto bersama anggota (member) PLC Kabupateb Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - 'Saudara Nggak Mesti Sedarah' merupakan semboyan dari komunitas Penari Lintas Community.

Mendengar komunitas khususnya dengan nama penari sebagian besar berpikir tentang aktivitas seni, menari.

Namun hal itu berbeda dengan komunitas Penari Lintas Community (PLC) yang mencakup secara nasional dan dibentuk pada tahun 2017 serta berbadan hukum.

14 Hari Menginap tapi Belum Bayar Hotel, Ternyata Wanita Ini Bawa Uang Mainan Sebanyak Rp 1,3 Miliar

Curiga Suami Selingkuh? Ini Seluk Beluk Jasa Detektif Wanita, Profesional Uji Kesetiaan Pasangani

Mulai Hari Ini, Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang IV, Catat Persyaratannya

Nama Penari Lintas Community diambil dengan banyaknya aktivitas kegiatan anggota komunitas yang cenderung berada di jalanan dan memiliki arti tersendiri untuk mencapai tujuan dibentuknya.

Di Kabupaten Bungo yang memiliki wilayah yang luas, komunitas persaudaraan ini terdapat dua admin serta beberapa orang anggota.

Repa Hardian, Salah Satu Admin Penari Lintas Community Muara Bungo kepada tribunjambi.com bercerita dibentuknya komunitas ini dari satu profesi di bidang otomotif dari kalangan supir travel.

Peresmian Base camp Komunitas Penari Lintas Community di Kabupaten Bungo awal tahun 2020 lalu
Peresmian Base camp Komunitas Penari Lintas Community di Kabupaten Bungo awal tahun 2020 lalu

Hardian menyebutkan PLC terbentuk atas keinginan para pendahulu untuk memiliki wadah agar bisa saling berbagi sesama supir travel. Dan di PLC digagas delapan orang.

Atas keinginan itu kemudian muncul semboyan 'Saudara tak mesti sedarah' yang sudah ada se Nusantara hingga Papua.

"Organisasi ini bukan hanya gayaan, mewah mewahan, melainkan mencari saudara. Sehingga kami menyebutnya 'Saudara Nggak Mesti Sedarah'," ujarnya kepada tribunjambi.com, Sabtu (8/8/3020).

Semangat semboyan itu, yang tergabung saling membantu antar anggota dan lintas komunitas.

"Misalnya sekalipun dia anggota komunitas lain, atau se-komunitas terdaftar di daerah lain jika terjadi sesuatu di Bungo maka PLC akan hadir," katanya.

Selain itu yang menjadi ciri khas komunitas ini adalah tidak ada anggota yang diistimewakan, melainkan hanya ada admin didalam grup serta media sosial.

"Hak semua anggota sama, tidak ada yang istimewa, tidak ada struktur formal, hanya ada admin," jelasnya.

Memperkuat keanggotaan, kegiatan rutin yang dilakukan Kopi Darat (Kopdar) dua kali dalam satu bulan.

Kegiatan Sosial

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved