Breaking News:

Berita Batanghari

Pembatasan Jumlah Anggota di Tengah Pandemi, Paskibraka Batanghari Gagal Tampil Tahun Ini

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Batanghari Kms Isa mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)

ist
Ilustrasi Paskibraka 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batanghari, tahun ini dipastikan gagal tampil.

Hal ini dikarenakan pembatasan jumlah anggota Paskibraka di tengah pandemi Covid-19.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Batanghari Kms Isa mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 tahun 2020.

Begini Cara Buat Gorengan yang Sehat

Ramalan Zodiak 7 Agustus 2020 Aries Lagi Pusing-pusingnya Kerjaan, Libra Selesaikan Masalah Finasial

Diduga Rem Blong, Truk Tak Bermuatan Tabrak Rumah Warga di Tebo

Pemerintah telah mengeluarkan edaran terkait pelaksanaan perayaan HUT RI, salah satunya mengenai tata cara upacara HUT RI.

“Sesuai dengan surat edaran dari Menteri Sekretaris Negara mengenai proses upacara HUT Republik Indonesia ke-75 tahun 2020 di tengah pandemi, pengibar bendera hanya diperbolehkan tiga orang, tiga orang tersebut diambil dari Purna paskibraka tahun 2019 lalu, karena mereka bisa dikatakan sudah ahli,” kata Kms Isa, Kamis (6/8/2020).

Sebanyak 30 siswa-siswi SMA terpilih yang telah mengikuti rangkaian seleksi untuk menjadi calon Paskibraka Kabupaten Batanghari yang dipastikan gagal tampil tersebut, akan dipersiapkan untuk HUT RI tahun depan.

“Untuk pengibaran bendera di tahun 2021 mendatang, tetap mereka yang sudah terpilih tanpa adanya seleksi ulang,” ujarnya.

Isa juga menambahkan, untuk tahun 2021 nanti, pihaknya juga berharap agar sebaiknya di lakukan penambahan untuk Anggota Paskibraka sebanyak 30 orang.

“Sebenarnya kami juga merencanakan untuk tahun 2021 nanti anggota Paskibraka di tambah menjadi 60 orang seperti di tempat lain," katanya.

"Dimana pembagiannya 30 orang nanti untuk bertugas menaikan bendera pusaka di pagi hari, dan 30 orang lagi bertugas untuk menurunkan bendera di sore hari. Namun, ini baru sebuah rencana,” tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved