Oknum Dosen di Bima Tikam Mahasiswi Hingga Tewas, Sudah Lama Pacaran, Ini 6 Fakta-faktanya

Peristiwa penikaman ini terjadi, Rabu (5/8/2020). Korban ditikam saat hendak pulang dari pasar di Jl Gunung Raja, Bima.

Editor: Nani Rachmaini
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM

Oknum dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), AS (31), tega menghabisi nyawa mahasiswi yang juga kekasihnya sendiri, I (24) dengan cara ditikam. Pelaku marah lantaran lamarannya ditolak oleh keluarga korban.

Peristiwa penikaman ini terjadi, Rabu (5/8/2020). Korban ditikam saat hendak pulang dari pasar di Jl Gunung Raja, Bima.

Kapolres Bima Kota, AKBP Harya Tejo Wicaksono mengatakan, antara pelaku dan korban memang sudah lama menjalin hubungan spesial.

"Jadi, antara korban dengan tersangka ini ada hubungan khusus, sudah pacaran, sudah agak lama, dan kemudian tersangka ini melamar korban, tapi oleh orangtua korban lamaran ditolak," kata AKBP Harya Tejo Wicaksono.

Deretan Penipuan Pria Iran ke Wanita Kaya Asal Makassar, Bayar Penerjemah pun Ternyata Rekan Penipu

VIDEO Detik-detik Tim Evakuasi Selamatkan Gadis Kecil Terjebak di Reruntuhan Selama 24 Jam

Berikut fakta-fakta peristiwa berdarah tersebut:

1. Sudah Lama Pacaran

Kapolres Bima Kota AKBP Harya Tejo Wicaksono mengatakan, antara AS dan I sudah lama pacaran.

Antara AS dan I, di kalangan kampus, dikenal sudah lama pacaran. Informasi yang diperoleh menyebutkan, keduanya telah menjalin hubungan spesial tersebut selama kurang lebih empat tahun.

2. Lamaran Ditolak

Peristiwa penikaman ini ditengarai karena pelaku sakit hati. Beberapa waktu lalu, pelaku sempat menemui orang tua korban dan menyatakan niatnya untuk menikahi I.

Akan tetapi, kabarnya, lamaran tersebut ditolak oleh orangtua korban. Inilah yang diperkirakan menjadi penyebab AS sakit hati dan menyimpan dendam kesumat ke I dan keluarganya.

Dugaan ini dibenarkan oleh Kapolres Bima Kota, AKBP Harya Tejo Wicaksono. Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penikaman ini karena pelaku sakit hati lamarannya ditolak.

3. Korban Pilih Orang Lain

Yang membuat AS makin sakit hati adalah, ia mendengar kabar jika I lebih memilih orang lain menjadi calon suaminya ketimbang dirinya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved