Berita Merangin

Jika tak Dibangun Pusat, Jembatan Lubuk Bumbun akan Dibangun dengan Dana APBD Merangin

Lantai jembatan sudah banyak yang patah, selain itu kondisi jembatan juga sedikit miring. Akibat dari itu, tak sedikit warga mengalami kecelakaan.

Tribunjambi/Muzakkir
Kondisi jembatan gantung di Desa Lubuk Bumbun, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin memprihatinkan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kondisi jembatan gantung yang berada di Desa Lubuk Bumbun, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin memprihatinkan.

Lantai jembatan sudah banyak yang patah, selain itu kondisi jembatan juga sedikit miring. Akibat dari itu, tak sedikit warga mengalami kecelakaan.

Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan ketika dikonfirmasi membenarkan jika kondisi jembatan gantung tersebut sudah banyak yang mengalami kerusakan.

Penyebab Suami di Tanjab Barat Ini Pukul Kepala Istri Hingga Tewas, Gara-gara Uang Rp 20 Ribu

Cut Syifa Tertawakan Mischa Chandrawinata saat Jatuh di Acara The Sultan, Begini Sikap Haico VDV

Polda Jambi Gelar Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Pulau Kayu Aro Muarojambi

Menurut Aspan, jembatan gantung tersebut sudah dianggarkan untuk dilakukan pembangunan jembatan baru.

Kata dia, seyogyanya pembangunan tersebut sudah berlangsung, namun karena efek Corona, maka pembangunan tersebut ditunda untuk sementara waktu.

"Ini dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui balai wilayah sungai. Dananya sekitar Rp 2 miliar," kata Aspan, Minggu (2/8/2020).

Jika memang corona sudah selesai dan dana sudah diperboleh untuk digunakan, maka pengerjaan akan segera dilakukan.

Namun demikian, jika memang pusat belum ingin membangunnya tahun ini, maka jembatan tersebut akan dianggarkan melalui dana APBD Kabupaten Merangin saja.

Ada beberapa opsi yang digunakan, pertama rehab, dan kedua bangun baru. Menurut Aspan, jika direhab, estimasi biayanya hanya Rp 200 juta, sementara jika dibangun baru dengan dana APBD, dana yang akan digelontorkan sekitar Rp 2 M, karena spek bangunan tidak sama dengan spek dana APBN.

"Yang jelas jembatan ini menjadi prioritas. Kita bisa rehab sekarang. Tapi takutnya nanti baru beberapa bulan direhab, pusat bangun, dan terpaksa dibongkar. Kan mubazir jadi dananya. Jadi kita tunggu saja," imbuhnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar, yang jelas jembatan ini akan dibangun.

"Orang itu (balai wilayah sungai,red) sudah tiga kali kesini untuk survey," pungkasnya.

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved