Tragis, Kerap Lihat Ibu Disiksa, Adiknya Diperkosa, Ini yang Dilakukan Anak ke Bapak Tirinya

Ternyata ada kisah sedih di baliknya. Si ayah tiri kerap menyiksa ibunya dan pernah perkosa adik kandung

Editor: Nani Rachmaini
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Kanit PPA Polres Probolinggo Bripka Isana Reni Antasari mengatakan, MM saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi juga tidak kooperatif.

Sama dengan suaminya, Madi, MM juga sulit diajak bicara.

"Sepertinya MM dan Madi saling melindungi. Mereka sulit sekali dimintai keterangan dan diajak bicara," kata Reni, Selasa (15/10/2019).

6 Orang Bantu 11 Tahun Pelarian Djoko Tjandra, Mulai Jenderal Polisi, Jaksa, Pengacara hingga Lurah

BUKA Penerimaan Bintara TNI AD TA 2020 untuk Lulusan SMA/MA/SMK, Batas 28 Agustus

tribunnews
Madi, pelaku pemerkosaan anak tiri di Probolinggi jadi tersangka. Pria berusia 66 tahun itu disebut polisi tidak kooperatif dan sulit diajak bicara. (KOMPAS.com/A Faisol)

Aksi pengusiran MM terhadap N juga menjadi fokus pemeriksaan polisi.

Sebab, hal itu merupakan aksi kekerasan dan berpotensi menelantarkan anak di bawah umur.

"Karena diusir ibunya lantaran dianggap pelakor, N pergi ke rumah ayah kandungnya di Kabupaten Lumajang," jelasnya.

Fakta berikutnya yang didalami polisi, lanjutnya, adalah beban pekerjaan yang harus dilakukan N yang masih berumur 14 tahun.

Menurutnya, N diwajibkan melakukan pekerjaan ibu rumah tangga selama tinggal di rumah ayah tirinya di Kecamatan Leces.

"Selain mengurusi pekerjaan rumah, N disuruh MM menjaga toko kelontong dari pagi hingga malam pukul 23.00 WIB. Itu terjadi setiap hari. Belum lagi, MM sering mengasari N," ujar Reni.

Sering Dikasari

MM dan N memang mendapatkan tugas mencari nafkah lewat toko kelontong yang dimiliki Madi.

Madi sering tidur di rumahnya dan tidak bekerja. Sehingga fisik Madi agak prima.

"Berbeda dengan MM dan N, yang capek mengurusi pekerjaan rumah dan mencari nafkah," jelasnya.

Saat pemerkosaan terjadi, lanjut Reni, MM berada di samping pelaku dan korban.

Polisi masih menyelidiki apakah MM membiarkan peristiwa tersebut, atau memang tidak tahu kejadian itu lantaran kecapekan setelah seharian berkerja.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved