Mengapa Sebaiknya Daging Tidak Dicuci Air? Cara Simpan Daging Agar Tahan Lama & Tidak Cepat Busuk
Jika tidak, bisa berpotensi membahayakan kesehatan. daging sapi tak perlu dicuci dengan air. Yup, cara membersihkan daging sapi ternyata beda
Mencuci sebelum disimpan juga tak akan membunuh bakteri yang menempel.
Takutnya, daging malah terkontaminasi bakteri lain dari tempat pencucian atau dari air itu sendiri.

Potong Kecil
Meski tak dicuci, lebih baik daging dipotong kecil-kecil dulu.
Menyimpan daging yang sudah dipotong-potong disebut lebih awet daripada menyimpan dalam ukuran besar-besar.
Ketika ingin mengolah daging dalam porsi kecil, tidak perlu mengeluarkan semuanya.
Jadi lebih praktis, bukan?
Gunakan Plastik Food Grade, Bukan Kantong Kresek
Agar aman, masukan daging yang telah dipotong potong ke plastik transparan.
Pilih plastik yang tergolong food grade dengan lapisan penutup.
Hindari menggunakan kantong kresek apalagi yang berwarna-warni.
Kresek biasa kurang rapat untuk menyimpan daging.
Hal ini bisa menghindarkan daging dari freezer burn.
Seperti diketahui, freezer burn bisa membuat daging mengeras dan kualitasnya berkurang.
Meski daging yang kena freezer burn masih bisa dikonsumsi, tapi kualitas rasanya sudah sangat berkurang.
Pisahkan dengan Jeroan
Pisahkan daging dengan jeroan.
Jeroan lebih cepat rusak dibandingkan daging.
• Tak Selalu Sebabkan Kolesterol Tinggi, Ini Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan Ingat Porsi Makan!
• Spoiler One Piece 986, Kaido Kalah? Kinemon dan Denjiro Berhasil Menusuknya, Kanjuro Bersimbah Darah
Pasang Catatan Tanggal
Agar tetap segar, sebaiknya jangan simpan daging terlalu lama di dalam kulkas.
Catat tanggal pada label dan tempel di wadah plastik, kapan daging tersebut disimpan kali pertama.
Suhu yang Diperlukan
Suhu kulkas memegang peranan paling penting dalam penyimpanan daging sapi.
Suhu yang baik adalah di bawah -18° C (suhu freezer).
Perhatikan pula isi kulkas.
Jangan terlalu penuh, namun juga jangan terlalu kosong agar sirkulasi udara tetap terjaga.
(TribunStyle.com/ Suli Hanna, Kompas.com/Syifa Nuri Khairunnisa)