Kematian Editor Metro TV

Kematian Editor Metro TV Bukan Bunuh Diri? Kekasih Curigai Ancaman Sebelum Yodi Tewas

Kasus kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo akhirnya terungkap. Polisi sudah menyimpulkan penyebab kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo.

Editor: Rahimin
Youtube Warta Kota/Ist
Suci Fitri Rohmah, pacar editor Metro TV Yodi Prabowo 

"Almarhum mengkonsumi Narkoba amphetamine saat meninggal, serta tiga hari sebelumnya," kata Arif dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (25/7/2020).

Bahkan kata Arif dari hasil pemeriksaan darah dan rambut Yodi Prabowo, diketahui ia sudah cukup lama mengkonsumsi narkoba jenis amfetamin.

Meski begitu Arif enggan menjelaskan berapa lama Yodi Prabowo sudah mengkonsumsi narkoba.

"Intinya, almarhum sudah cukup lama menggunakan Narkoba," katanya.

Amankah Mengobati Jerawat dengan Pasta Gigi?

Bocah 5 Tahun Diculik, Diduga untuk Ditukarkan dengan Tabung Gas

Cuma Gara-gara Tai Ayam, Warga Ponorogo Ini 4 Tahun Lompat Pagar Tetangga untuk Keluar Masuk Rumah

Arief juga mengatakan, hasil forensik dipastikan Yodi Prabowo tewas karena benda tajam atau pisau.

“Kesimpulan sebab mati korban kekerasan senjata tajam di leher. Selanjutnya screening Narkoba di dalam urine kami temukan kandungan ampetamine positif,” kata dokter Spesialis Forensik ini.

Pengaruh amphetamin menurut dr Arif, bisa didapat dari ekstasi maupun pil stimulan lainnya.

Keluarga dan kerabat menghadiri pemakaman editor video Metro TV Yodi Prabowo di Ciputat Timut, Tangsel, Banten, Sabtu (11/7/2020). Yodi ditemukan tewas di pinggir Jalan Tol Ulujami, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2020).
Keluarga dan kerabat menghadiri pemakaman editor video Metro TV Yodi Prabowo di Ciputat Timut, Tangsel, Banten, Sabtu (11/7/2020). Yodi ditemukan tewas di pinggir Jalan Tol Ulujami, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2020). (WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Sehingga, hal tersebut bisa mendorong Yodi Prabowo melakukan bunuh diri dengan luka tusuk yang bertubi-tubi.

"Efek dari amphetamine orangnya jadi jingkrak-jingkrak kemana-mana dan punya tenaga lebih sampe napas lebih kuat. Mungkin saja bisa seperti itu," kata Arif Wahyono.

Editor MetroTV, Yodi Prabowo ditemukan tewas dipinggir Tol, Jumat (10/7/2020) (Kolase Tribun Bogor/istimewa)

Soal amphetamine ini kemudian ditanyakan lagi oleh wartawan. Hal itu pun kembali dibenarkan oleh Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat.

Monika Gadis Pontianak (23) Dibawa Suami ke Tiongkok, DIgarap Mertua Tiap Hari Lemas

Sempat Mengikuti Kualifikasi, Marc Marquez Batal Ikut MotoGP Andalusia 2020: Tak Mau Ambil Resiko

Hal Aneh Menimpa Gisella Anastasia hingga Nangis di Depan Asty Ananta, Masa Lalu

Ia menyebut, berdasarkan ahli forensik, korban terbukti positif amphetamine.

"Keterangan ahli sebagai alat bukti, jwabannya kalau diperkisa urine amphetamine positif berarti dia positif," jelasnya.

Lalu, polisi pun ia juga menjelaskan hubungan Yodi Prabowo gunakan Narkoba dengan kejiwaan korban.

Menurut polisi, efek Narkoba amphetamine ini bisa menyebabkan Yodi Prabowo nekat bunuh diri dengan menusuk dada dan lehernya gunakan Pisau.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved